Touring Memotret Predator Covid-19 Garut Jelang New Normal

0
121 views
Dengan Memedomani Protokol Media, Komunitas Touring Ikut Serta Memonitor Wilayah Bersama Garut News.
Keramaian Pasar Simpang Bayongbong, Sabtu (30/05-2020).

“Menembus Angka 3.626 Kasus”

Garut News ( Sabtu, 30/05 – 2020 ).

Foto berita Garut News akhir pekan, Sabtu (30/05-2020), bersama komunitas touring sepeda motor memotret kondisi wilayah terkait wabah predator pandemi global coronavirus disease Covid-19 di kabupaten ini menjelang New Normal, justru kasusnya cenderung menunjukan kian terus bertambah. 

Padahal kabupaten konon berlevel biru yang penerapan PSBB-nya tak diperpanjang tersebut, berdasar updata Pukul 10:40:57 WIB, Sabtu (30/05-2020), bersumber Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menembus angka 3.626 kasus.

Menyisir Wilayah Garut Selatan.

Sehingga terjadi peningkatan maupun penambahan 121 kasus dibandingkan periode sama sehari sebelumnya pada Jum’at (29/05-2020).

“Menjadi 3.626 kasus terdiri 16 positif, 67 PDP, 2.611 ODP, serta 932 OTG”

Kondisi ini juga diperparah terdapatnya tiga kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kecamatan Selaawi, semula berstatus OTG. Mereka satu keluarga kini dirawat di RSU dr Slamet Garut.

Sarat Ditemukan Para Pemudik Lokal.

Diduga kuat tertular pasien positif (KC13) juga sebelumnya OTG menunjukkan gejala reaktif ketika dilakukan tes cepat, sedangkan KC13 diduga juga tertular pasien positif lain KC03 kini dinyatakan sembuh. Sehingga mengindikasikan terjadi transmisi lokal.

Kelanjutan temuan itu, membuahkan kebijakaan PSBB kembali diberlakukan di wilayah Kecamatan Selaawi pada 29 Mei hingga 14 hari ke depan.

Lintasi Potensi Kerumunan.

Sebagai kali kedua PSBB diterapkan di Kecamatan Selaawi. Sebelumnya kecamatan ini termasuk satu dari 14 kecamatan diberlakukan PSBB bersamaan PSBB Jawa Barat berakhir 19 Mei 2020.

Sedangkan, khusus di Desa Samida tempat tinggal ketiga pasien positif dikarantina selama 14 hari. Berpenduduk 450 kepala keluarga. Pemkab setempat melalui Dinas Sosial menyiapkan kebutuhan logistik warga dikarantina selama 14 hari.

Pemudik Lokal.

Ketiga positif Covid-19 terdiri perempuan 41 tahun (KC-14), laki-laki 15 tahun (KC-15), dan laki-laki delapan tahun (KC-16).

Maka di Kecamatan Selaawi kasus positif bertambah menjadi lima kasus. Sebagai kecamatan terbanyak positif Covid-19, kemudian Kecamatan Tarogong Kaler tiga kasus, Kecamatan Garut Kota dua kasus, Kecamatan Wanaraja satu kasus.

Menembus Kesunyian.

Kemudian Kecamatan Cibatu satu kasus, Kecamatan Cikajang satu kasus, Kecamatan Cisurupan satu kasus, Kecamatan Banyuresmi, dan Kecamatan Cigedug satu kasus.

Selain lima kasus positif dengan satu di antaranya sembuh, di Kecamatan Selaawi pun terdapat sekitar 54 ODP, dan 128 OTG.

“Seruan Wakil Bupati”

Sosialisasikan Pula Pola Hidup Bersih dan Sehat.

Wakil Bupati H. Helmi Budiman katakan, Pemkab mengkarangtina warga desa Samida selama 14 hari, dan menerapkan PSBB bersifat lokal di kecamatan tersebut.

Lantaran di Desa Samida tingkat reproduksi virus cukup tinggi, ODP, PDP juga tinggi, ungkapnya.

Juga Utamakan Ketertiban Berlalulintas.

Helmi juga menyerukan seluruh masyarakat Garut agar tidak keluar rumah pada malam hari sebab potensi penyebaran virus jauh lebih besar karena virus COVID-19 berkembang lebih cepat ketika gelap, kalau siang hari virus itu mati oleh sinar matahari.

Pemimpin Redaksi Garut News.

“Malam hari, selain virus berkembang lebih cepat, daya tahan tubuh manusiapun bisa menurun akibat kecapaian, karena itu potensi penyebaran COVID-19 pada malam hari jauh lebih besar,” ungkapnya pula.

Investigasi Bersama Garut News.

********

Penumpang yang Masih Berdesakan.
Jeda Sejenak.

JDH/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here