Tongkat Nabi Musa Ditemukan

0
4,349 views
tongkat nabi musa ditemukan

tongkat nabi musa ditemukan

Tongkat Nabi Musa Ditemukan Setelah Hilang Dimakan Zaman

Garut News – Tongkat Nabi Musa Ditemukan, Nabi Musa memang dikenal memiliki mukjizat tongkat kayu yang dapat membelah lautan yang diberikan oleh Allah SWT. Berkat tongkat tersebutlah Nabi Musa bisa mengalahkan Firaun beserta para penyihirnya dan menyelamatkan kaum Bani Israil dengan melewati lautan yang terbelah oleh tongkat tersebut.

Selain bagi para umat islam, tongkat Nabi Musa yang sangat tersohor itu juga terkenal dikalangan pemeluk Nasrani dan Yahudi. Hal itu karena tongkat Nabi Musa tersebut juga disebutkan di dalam kitab suci agama mereka. Sayangnya,keberaan tongkat itu saat ini masih menjadi misteri.

tongkat nabi musa ditemukan
Akan tetapi seperti yang telah disebutkan dalam beberapa hadis Nabi, bahwa tongkat Nabi Musa itu akan muncul menjelang datangnya hari kiamat. Pasalnya, tongkat ini akan bawa oleh binatang raksasa yang muncul dari bawah bumi kota Mekkah.
Bahkan, bintang yang disebut dengan nama Dabbatul Ardhi itu juga membawa cincin sakti milik Nabi Sulaiman yang juga sudah lama diburu oleh sebagian kalangan.
Akan tetapi, berbeda dengan pernyataan seorang kurator dari Museum Birmingham bernama Graham Phillips yang mengkalim dirinya telah memenukan tongkat Nabi Musa itu. Ia berkatan saat ini tongkat Nabi Musa itu telah disimpan dan dipamerkan oleh pihak Museum Birmingham. Akan tetapi, pernyataan tersebut menuai kontroversi karena ciri-ciri tongkat itu tidak sesuai dengan ciri-ciri tongkat Nabi Musa yang asli.

Hikayat Kota yang Menyimpan Tongkat Musa

ISTANBUL, yang sebelumnya bernama Byzantium lalu Constantinople, dibangun sekitar 658 sebelum Masehi oleh bangsa Megarians, salah satu koloni Yunani. Kota ini persis berada di tepi Tanduk Emas (Golden Horn) dan berbatasan langsung dengan selat Bosporus yang memisahkannya dari benua Asia di timur.

Kata Byzantium diambil dari nama pemimpin Megarians, Byzus yang berasal dari Megara, sebuah wilayah di dekat Athena. Pada 326 M, Kaisar Romawi, Constantine, memilih kota ini sebagai pusat kekuasaannya di timur dan mengubah Byzantium menjadi Constantinople, serta memperluas wilayah kota hingga melingkupi tujuh bukit di sekitarnya.

Constantine juga yang memulai pembangunan benteng raksasa yang mengelilingi pusat kekuasaannya di Istana Topkapi. Hingga hari ini reruntuhan benteng itu masih berdiri, melingkar dari Jalan Alemdar, lalu memotong Aya Sofia hingga ke ruas Jalan Kennedy, lalu ke arah Sarayburnu di utara.

tongkat nabi musa ditemukan

Menurut Roger Crowley dalam buku 1453: the Holy war of Constantinople and the Clash of Islam and the West, keinginan Islam merebut Constantinople sama tuanya dengan usia agama yang lahir di jazirah Arab itu.

Pembawa ajaran Islam, Muhammad SAW pada 629 M mengirim sepucuk surat untuk Kaisar Heraclius di Constantinople. Dalam suratnya, Muhammad mengajak Heraclius meninggalkan paganisme (penyembahan berhala) dan mengimani satu Tuhan. Namun Heraclius memilih menolak seruan itu. Muhammad tak memaksa.

Pada masa selanjutnya, Islam berkembang luas dengan cepat. Pada era 630-an, Damaskus di Syria menjadi pusat kekhalifahan Islam yang dipimpin Dinasti Muawiyyah. Tahun berikutnya Islam diterima di Jerussalem, Mesir (641), dan Armenia (653). Dalam dua dekade selanjutnya seluruh Parsia mengakui Islam.

Pada 669, sekitar 40 tahun setelah Muhammad wafat, Muawiyyah mengirimkan pasukan ke Constantinople. Tahun selanjutnya, Muawiyyah menaklukan Dardanelles dan Tanjung Cyzcus, di selatan Constantinople. Sepanjang 670-an kapal-kapal perang Muawiyyah berlayar bolak-balik menyusuri Bosporus, dari Laut Hitam di utara ke Laut Marmawa di selatan, begitu seterusnya.

tongkat nabi musa ditemukan

Cerita Nabi Di akhir dekade itu, Constantinople menembakkan berton-ton batu api ke arah kapal-kapal perang Muawiyyah. Serangan ini menghasilkan kerugian besar di pihak Muawiyyah. Tak ada jalan lain baginya, kecuali menarik pasukan dan, untuk sementara, menyimpan mimpi tentang Constantinople hingga ia wafat di tahun 679.

Keinginan Muawiyyah menaklukan Constantinople baru terlaksana 800 tahun kemudian. Senin, 29 May 1453, pasukan Ottoman dari Anatolia yang dipimpin Fatih Mehmed II mendobrak pertahanan Constantinople. Pertarungan berjalan dengan sengit. Kedua belah pihak kehilangan ribuan tentara.

Setelah menaklukan Constantinople, Mehmed II yang kala itu baru berusia 21 tahun meminta agar pasukannya tak membantai warga kota serta tak merusak bangunan yang ada. Mehmed juga mengubah Katedral St. Sophia menjadi masjid, dan pada hari Jumat pertama, 2 Juni 1453, dia dan pasukannya menggelar shalat Jumat di tempat itu.

Di awal abad ke-17, Sultan Ahmet I mendirikan Majid Biru di seberang Aya Sofia. Tak seperti Aya Sofia yang memiliki empat menara, Masjid Biru memiliki enam menara dan 36 kubah kecil di sekitar kubah induk. Dan Aya Sofia sejak itu menjadi museum.

Lukisan-lukisan kramik peninggalan Katholik di dinding dan di langit-langit St. Sophia masih dapat disaksikan hingga kini. Untuk memberi nuansa Islam, Ottoman memasang tujuh kaligrafi besar di ruang utama, yang masing-masing bertuliskan nama Muhammad, empat khalifah pertama, Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali, serta dua cucu Muhammad, Hassan dan Hussein.

tongkat nabi musa ditemukan

Seperti Romawi, Ottoman juga menjadikan Topkapi sebagai pusat pemerintahan dan tempat tinggal Sultan, sebelum akhirnya dipindahkan ke Istana Dolmabache.

Dan kini, setelah menjadi museum pada 1924, di Topkapi dapat ditemukan berbagai benda yang berhubungan dengan perkembangan agama Islam. Bahkan, jenggot, pedang dan cetakan telapak Nabi Muhammad pun ada. Juga tongkat yang (kemungkinan) digunakan Nabi Musa untuk membelah Laut Merah saat dia melarikan diri dari Mesir bersama ribuan orang Yahudi ke Israel, hampir 4.000 tahun lalu. [t] Rakyat Merdeka, 29 November 2005.

SUBHANALLAH! Terkuak FOTO BUKTI Keberadaan Nabi Musa AS !

Tongkat Nabi Musa Ditemukan – Ingatkah anda dengan mukjizat Nabi Musa yang dapat membelah laut merah hanya dengan tongkatnya? Dan tak disangka – sangka beberapa tahun ini ditemukan bukti penelitian adanya keberadaan Nabis AS. Seorang Arkeolog yang bernama Ron Wyatt pada tahun 1988 mengklaim bahwa dirinya telah menemukan bangkai roda dari kereta tempur kuno yang berada didasar laut merah. Menurut pendapat Ron Wyatt mengatakan bahwa bangkai kereta tempur Pharaoh yang tenggelam di laut merah tsb saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.

Ron Wyatt bersama para peneliti lainya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama. Dengan adanya temuan tulang belulang memperkuat dugaan kerangka para bala tentara Pharaoh yang tenggelam di laut Merah.

tongkat nabi musa ditemukan

Dan didukung juga oleh hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang ditemukan dinyatakan memang benar adanya. Para peneliti menyebutkan bahwa struktur dan kandungan tulang yang di temukan telah berusia sekitar 3500 tahun silam, dimana menurut sejarah umat islam,kejadian pengejaran nabi musa itu juga diperkirakan terjadi dalam kurun waktu yang sama sekitar 3500 tahun.

Tidak hanya tulang saja yang berhasil ditemukan, tetapi ada benda lain juga yakni poros roda salah satu kereta kuda balah tentara firaun yang kini telah berubah menjadi batu karang,Mungkin Allah sengaja melindungi benda peninggalan sejarah ini untuk menunjukkan kekuasaan dan mukjizatnya kepada kita semua bahwa kisah tentang kedahsyatan mukjizat Nabi dan Rasulnya merupakan fakta dan realita dan bukan cerita karangan yang di buat oleh umat islam. Uniknya dari beberapa bangkai kereta tadi, ditemukan juga sebuah roda yang terdiri dari 4 buah jeruji yang terbuat dari emas.
Sekarang mari kita perhatikan bersama gambar yang di atas, Pada bagian peta yang dilingkari (lingkaran merah), menurut para peneliti kira-kira disitulokasi dimana Nabi Musa bersama para kaumnya menyebrangi laut Merah untuk kabur dari rombongan kejaran firaun dan prajuritnya. Lokasinya yakni diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba.

Dapatkah kita membayangkan berapa besar gaya yang diperlukan untuk bisa membelah air laut yang kedalaman perairan yang mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama, Menurut sebuah perhitungan para ahli fisika diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setidaknya diperlukan hembusan angin yang sangart kuata sebesar dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) . Bayangkan kita sebagai manusia biasa, apakah mungkin jika tanpa kekuasaan Allah. Inilah bukti bahwa semua yang diceritakan dalam Al Quran dapat dibuktikan secara ilmiah.

tongkat nabi musa ditemukan

Banyak dari kita yang percaya bila ingin memiliki kekuatan, berarti kita harus memiliki mukjizat yang diberikan oleh Tuhan. Tapi tidak selamanya mukjizat diberikan kepada manusia, bisa saja mukjizat tersebut diberikan kepada benda-benda yang membuat manusia memiliki kesaktian.

Inilah beberapa benda suci yang memiliki mukjizat. Diantara benda-benda ini ternyata belum pernah diketahui keberadaannya oleh manusia.

Tongkat yang dimiliki oleh Nabi Musa yang mampu membelah lautan
Nabi Musa merupakan salah satu nabi dari umat Islam. Oleh karena itu beliau dipercayai dengan diberikannya mukjizat yang tidak dimiliki oleh setiap orang. Bukan hanya pada dirinya saja, tetapi benda berupa tongkat juga diberikan untuk memperkuat dirinya. Tongkat yang dimiliki oleh Nabi Musa memiliki kesaktian yang luar biasa. Salah satunya adalah mampu membelah lautan. Konon, hingga hari ini, tongkat Nabi Musa belum pernah ditemukan. Tongkat Nabi Musa Ditemukan

Tombak penusuk lambung Yesus yang menjadikan pemiliknya kuat
Dalam cerita Yesus pernah diceritakan dia tidak hanya di salib, tapi beliau juga pernah ditusuk oleh tombak milik serdadu Romawi. Hal ini menjadikan masyarakat mempertanyakan soal kesaktian benda tersebut. Bahkan dipercayai bagi siapa saja yang memiliki tombak tersebut akan menjadi kuat dan hebat.

tongkat nabi musa ditemukan

Tombak ini tidak sepenuhnya hilang. Beberapa pemimpin dunia pernah menemukan tombak ini seperti Adolf Hitler, Napoleon dan Fridrich Barbarossa dan tentu saja mereka berhasil menjadi kuat dan juga hebat. Tapi hingga hari ini belum pernah ada yang mengetahui keberadaan tombak sakti penusuk lambung Yesus ini, beberapa orang mengatakan bahwa tombak tersebut tersembunyi di Gereja yang tidak diketahui lokasinya.

Pedang Zulfiqar yang menjadi kebanggaan Nabi Muhammad
Nabi Muhammad tidak hanya memiliki satu pedang saja, beliau memiliki banyak sekali pedang yang digunakan untuk berperang. Tapi diantara pedang-pedang lainnya, pedang Zulfiqar lah yang memiliki perlakuan khusus oleh Nabi Muhammad.

Keberadaan pedang tersebut belum pernah diketahui sampai saat ini. Ada yang mengatakan bahwa pedang tersebut telah hilang dan tidak bisa ditemukan. Ada juga yang mengatakan bahwa pedang tersebut berada disuatu tempat dan apabila seseorang menemuinya maka dia akan disegani oleh seluruh umat manusia.

Pedang Simon Petrus, pedang yang pernah digunakan untuk memotong telinga pria yang akan menangkap Yesus
Pedang Simon Petrus merupakan senjata sakti yang sulit ditemukan oleh manusia. Simon Petrus adalah sosok Paus pertama menurut kepercayaan Kristen. Dalam ceritanya , Simon Petrus pernah marah ketika Yesus akan ditangkap. Kemudian ia menghunuskan pedangnya serta memotong telinga pria yang akan menangkap Yesus tersebut.

Nabi Musa memang dikenal memiliki mukjizat tongkat kayu yang dapat membelah lautan yang diberikan oleh Allah SWT. Berkat tongkat tersebutlah Nabi Musa bisa mengalahkan Firaun beserta para penyihirnya dan menyelamatkan kaum Bani Israil dengan melewati lautan yang terbelah oleh tongkat tersebut.

Selain bagi para umat islam, tongkat Nabi Musa yang sangat tersohor itu juga terkenal dikalangan pemeluk Nasrani dan Yahudi. Hal itu karena tongkat Nabi Musa tersebut juga disebutkan di dalam kitab suci agama mereka. Sayangnya,keberaan tongkat itu saat ini masih menjadi misteri. Tongkat Nabi Musa Ditemukan

Akan tetapi seperti yang telah disebutkan dalam beberapa hadis Nabi, bahwa tongkat Nabi Musa itu akan muncul menjelang datangnya hari kiamat. Pasalnya, tongkat ini akan bawa oleh binatang raksasa yang muncul dari bawah bumi kota Mekkah.

tongkat nabi musa ditemukan

Bahkan, bintang yang disebut dengan nama Dabbatul Ardhi itu juga membawa cincin sakti milik Nabi Sulaiman yang juga sudah lama diburu oleh sebagian kalangan.

Akan tetapi, berbeda dengan pernyataan seorang kurator dari Museum Birmingham bernama Graham Phillips yang mengkalim dirinya telah memenukan tongkat Nabi Musa itu. Ia berkatan saat ini tongkat Nabi Musa itu telah disimpan dan dipamerkan oleh pihak Museum Birmingham. Akan tetapi, pernyataan tersebut menuai kontroversi karena ciri-ciri tongkat itu tidak sesuai dengan ciri-ciri tongkat Nabi Musa yang asli.

Tongkat Nabi Musa di Lebanon

Tongkat Nabi Musa Ditemukan – Tak salah jika Ibrahim al-Amin, kolumnis terkenal Lebanon, menganggap bahwa Hasan Nashrallah, Sekjen Hizbullah, adalah pewaris tongkat Nabi Musa. Dia mampu menelan semua ular yang dilempar para konspirator untuk mencederainya. Meski dia tidak mendapat wahyu di Bukit Sinai, tapi dia sangat cerdas membaca gelagat dan keadaan.

Sejak selesai perang 2006, semua pakar militer menyatakan bahwa Israel tak mungkin lagi—setidaknya dalam waktu dekat—berhadapan langsung dengan Hizbullah. Trauma perang 2006 masih sangat terasa. Israel hanya akan mengrengek meminta AS menggunakan tangan-tangan sekutu Arabnya untuk menusuk Hizbullah dari belakang dan mengguntingnya di lipatan. Dan itu artinya melibatkan Hizbullah dalam sebuah konflik sektarian Sunni-Syiah yang berdarah-darah.

Tentu AS tak mengalami banyak masalah meyakinkan sekutu-sekutu Arabnya untuk terlibat dalam rencana sejahat ini. Hasil akhir perang 2006 lalu nyata-nyata tak menguntungkan dinasti-dinasti Arab, terutama Arab Saudi, Yordania dan Mesir yang selama ini terus menikmati status quo konflik di Timur Tengah. Ketiga rezim itu tak pernah canggung memperlihatkan kerisauan atas meluasnya popularitas Hizbullah (dan Hamas). Dalam hampir semua kesempatan, rezim-rezim status quo itu terus menunjukkan permusuhan pada kelompok perlawanan ini. (Di Kairo 10 Mei kemarin, Saud al-Faisal, menlu Arab Saudi, menyatakan bahwa “Hasan Nashrallah sama saja dengan Ariel Sharon. Mereka sama-sama menduduki Beirut.”) Tongkat Nabi Musa Ditemukan

Jelas mereka tak akan ragu barang seinci pun untuk terlibat aktif menghancurkan Hizbullah (dan Hamas). Mereka dan Israel sama-sama menganggap Hizbullah (dan Hamas) sebagai ancaman langsung bagi segala dominasi yang mereka nikmati selama ini. Negara-negara ini pula yang memperuncing konflik sektarian di Irak, lantaran mereka tak ingin Irak tumbuh sehat sebagai sekutu Iran-Suriah. Aliansi segitiga semacam itu jelas adalah kiamat bagi mereka.

tongkat nabi musa ditemukan

Masalahnya tinggal mencari skenario paling tepat untuk menyeret Hizbullah dalam konflik sektarian. Dan tak ada skenario paling murah ketimbang menyuruh koalisi 14 Maret yang berkuasa di Lebanon untuk mengeluarkan sejumlah keputusan yang medelegitimasi Hizbullah dan membenturkannya dengan aparat hukum. Ketika Hizbullah sudah terpojok, milisi-milisi pro pemerintah akan turun ke jalan dan menyerang markas-markas Hizbullah. Ramuan kekacauan yang lezat.

Mengendus gelagat buruk itu, pimpinan Hizbullah berulang-ulang memperingatkan koalisi 14 Maret untuk tidak berkomplot memojokkan Hizbullah, apalagi mengutak-utik senjatanya. Nabih Berri, ketua parlemen yang dikenal dekat dengan semua kalangan, juga mempertegas peringatan Hizbullah dengan menambahkan bahwa upaya semacam itu akan membumi-hanguskan seantero Lebanon.

Tapi koalisi 14 Maret yang terdiri atas elit anti gerakan perlawanan justru bertekad maju bersama rencana AS dan Israel. Serangan atas Hizbullah pun terus meningkat. Sejak awal tahun kemarin, serangan dengan penyesatan opini publik tentang Hizbullah dimulai. Medio tahun yang sama, jajaran kadernya diagitasi di beberapa basis massa pro pemerintah. Aliran dana sumbangan untuk Hizbullah pun dipersulit. Kemudian awal tahun ini, provokasi terbesar terjadi: komandan militernya tewas terbunuh dalam bom mobil. Tongkat Nabi Musa Ditemukan

Walid Jumblat, pemimpin Partai Sosialis Progresif dan veteran perang sipil Lebanon yang terkenal dengan oportunisme politik, mengawali tahun ini dengan serangkain provokasi terhadap Hizbullah. Di tengah keadaan berkabung yang menyelimuti pimpinan Hizbullah, dia meminta pemerintah menyelidiki sejumlah kader partai itu atas tuduhan terlibat sejumlah pembunuhan politik.

tongkat nabi musa ditemukan

Lalu, medio April tahun ini, politisi Perancis bernama Kareim Pakzad datang ke Lebanon atas undangan Jumblat. Beirut digemparkan oleh konferensi pers Pakzad dan Jumblat dua hari setelah itu. Pakzad mengaku telah “diculik” dan diinterogasi oleh orang-orang bersenjanta Hizbullah. Jumblat memanfaatkan insiden itu untuk kian membetot urat syaraf Hizbullah. Di hadapan ratusan wartawan internasional, Jumblat mengecam prosedur pengamanan Hizbullah yang berlebihan. “Cara pengamanan seperti itu bertentangan dengan hukum yang berlaku,” katanya. Jumblat pun meminta pemerintah memeriksa pelanggaran hukum seputar insiden ini. Tongkat Nabi Musa Ditemukan

Anggota pengamanan Hizbullah pantas menyekap Pakzad. Politisi Perancis itu ternyata memotret markas besar Hizbullah di kawasan Dahia. Sejumlah sumber malah mengatakan bahwa Pakzad mengambil gambar lorong yang berada beberapa puluh meter dari kediaman Sekjen Hizbullah, Hasan Nashrallah. Padahal, semua orang tahu, terutama Jumblat, bahwa wilayah Dahia yang menjadi pusat aktivitas Hizbullah bukanlah tempat plesiran. Kehadiran politisi pro Israel di Dahia sangat menyinggung Hizbullah.

tongkat nabi musa ditemukan

Awal Mei ini serangan atas Hizbullah meningkat secara dramatis dan terarah. Setelah “kunjungan kerja” selama dua bulan di Arab Saudi, Saad Hariri langsung memuntahkan rentetan gempuran atas Hizbullah, dan Hasan Nashrullah secara pribadi. Al-Akhbar, salah satu koran terbesar Lebanon, mengutip sumber dari dalam koalisi 14 bahwa AS menjanjikan bantuan besar buat Hariri untuk membekuk Hizbullah. LA Times membeberkan informasi kerjasama AS-Arab Saudi untuk membentuk milisi Salafi yang mampu melawan Hizbullah dalam perang kota. Uang ratusan juta dolar dari Arab Saudi pun sudah digelontorkan tahun lalu untuk membangun milisi pro pemerintah di bawah kendali langsung Hariri.

Jika semua berjalan lancar, awal Juni tahun ini Hizbullah akan ditekan dari segala segi, dan diperosokkkan dalam konflik sektarian yang berlarut-larut dan menguras energi.
Sehari sebelum Roed-Larsen mengajukan laporannya pada tanggal 7 Mei, pemerintah Siniora-Hariri memutuskan untuk membongkar seluruh jaringan komunikasi Hizbullah dan menindak secara hukum semua orang yang terlibat dalam kasus ini. Nashrallah dalam konferensi persnya menyebut keputusan pemerintah ini sebagai upaya adu domba yang jelas. Tak hanya itu. Nashrallah menganggap keputusan itu sebagai deklarasi perang dan upaya membenturkan kader-kader Hizbullah dengan aparat keamanan. “Dan ini adalah sesuatu yang tidak akan kami diamkan.” Tongkat Nabi Musa Ditemukan

Nashrallah melanjutkan, “Komisi Winograd yang mengevaluasi sebab-sebab kekalahan Israel dalam perang 2006 membeberkan bahwa kekuatan utama Hizbullah adalah sistem komunikasi dan komandonya yang efektif. Saat tangan pemerintah Siniora mulai menyentuh senjata strategis kelompok perlawanan ini, kami sadar bahwa AS-Israel benar-benar telah mengendalikan kantor Siniora. Dan inilah persisnya yang tidak mungkin kami biarkan begitu saja berlaku.”

Tanggal 7 Mei malam, manakala Roed-Larsen mengulum lidah membaca laporannya di hadapan DK PBB, gerakan militer seperti sambaran petir merentang dari daerah Dahia menuju Beirut Barat yang berjarak 70-an kilometer. Blitzkrieg Hizbullah membuyarkan seluruh rencana serangan ribuan milisi Hariri dan Jumblat yang bersiap menyerbu Dahia bersama datangnya aparat penegak hukum untuk merusak pusat jaringan komunikasi Hizbullah.

Upaya untuk menyeret Hizbullah dalam sebuah konflik sektarian yang berlarut-larut dan membuatnya terlihat sebagai gerakan pembunuhan atas sekte tertentu pun gagal total. Jumlah korban yang sangat terbatas juga menyebabkan publik Sunni tak tertarik untuk membeli provokasi Hariri yang menggambarkan bahwa apa yang terjadi adalah sect cleansing.

“Seluruh rencana matang yang digodok selama tiga tahun itu pun berantakan dalam semalam,” ungkap Zeevi Aharon, mantan kepala operasi intelijen Israel kepada sebuah situs khusus intelijen Israel, Filkka. Hari esoknya, seluruh media Israel bersama-sama menyatakan keputusasaannya atas apa yang terjadi di Beirut. Tongkat Nabi Musa Ditemukan

Berbagai pernyataan pemimpin AS dan Israel secara beruntun menunjukkan betapa besar ruginya kekalahan pemerintah Siniora bagi proyek AS di Lebanon. The Independent memberi laporan utama dengan judul “Satu Lagi Kegagalan Bush di Timur Tengah”.

Hasil pertemuan Doha menunjukkan betapa hancurnya mental kubu anti Hizbullah. Dua poin yang diminta oleh oposisi yang dipimpin Hizbullah pun dikabulkan, sekalipun harus melalui babibu politik yang hanya untuk menutupi besarnya kekalahan musuh Hizbullah. Tongkat Nabi Musa yang dulu dipakai untuk membela bangsa Yahudi, kini bekerja untuk melawan zionis Israel yang mengira sebagai pengikut Nabi Musa. Benar-benar mukjizat Ilahi yang memukau nalar.

Tongkat Nabi Musa Masih Tersimpan Rapi

tongkat nabi musa ditemukan

Tongkat Nabi Musa Ditemukan – siapa yang tidak kenal kota Istanbul, kota peradaban sejarah yang sangat tua di dunia. Di kota ini ada Istana Topkapi yang sangat tersohor. Berbagai peninggalan benda bersejarah sejak abad sebelum masehi masih terawat dan tersimpan rapi. Diantaranya tongkat Nabi Musa yang dipakai membelah laut merah saat dikejar pasukan Raja Firaun.

SETELAH menempuh perjalanan selama 15,5 jam dari Bandara Juanda Surabaya, akhirnya saya sampai di Kota Istanbul, Turki. Perjalanan yang cukup melelahkan itu cukup menyita tenaga karena kurang istirahat. Dari Juanda saya terbang pukul 18.45 WIB dengan Silk Air menuju bandara Changi Singapura. Di Singapura kami transit tiga jam dengan menghabiskan waktu di area bandara. Baru pukul 01.45 dini hari waktu setempat (selisih sehari dengan WIB), kami terbang ke Istanbul dengan Singapore Airlines. Tongkat Nabi Musa Ditemukan

‘’Alhamdulillah…..,’’ ucap saya memanjatkan syukur saat pesawat mendarat di Bandara Ataturk Istanbul pada pukul 7.45 waktu setempat. Perbedaan waktu antara Turki dan Indonesia lebih lambat 4 jam. Begitu lamanya di atas pesawat, sampai-sampai saya merasa kehabisan gaya saat tidur he.. he.. he..

Proses pengecekan paspor dan visa di imigrasi Istanbul cukup cepat dan lancar meski antrean cukup panjang. Keluar dari pemeriksaan imigrasi, saya langsung menuju money changer untuk tukar mata uang US dolar ke Lira Turki. Seorang guide lokal bernama Ali Ekinci sudah siap menjemput bersama kendaraan jenis minibus yang sudah disiapkan di parkir pintu kedatangan bandara. Selain Ali yang asli orang Turki, kami juga didampingi Ami, guide asal Indonesia. Tongkat Nabi Musa Ditemukan

Hari pertama di Turki, kami diajak mengelilingi destinasi wisata yang ada di Istanbul. Bekas ibukota Turki ini merupakan kota paling ramai di Eropa. Sebab, jumlah penduduknya sekitar 20 juta jiwa. Dari Bandara Ataturk, Kami berombongan 10 orang yang terdiri dari pimpinan Radar Jawa Pos, diangkut mobil van Mercy menuju Topkapi Palace. Salah satu destinasi wisata yang paling ramai dikunjungi wisatawan.

Istana ini dibangun oleh Sultan Mehmet II setelah berhasil menaklukkan Konstantinopel tahun 1453. Topkapi Palace menjadi pusat pemerintahan sekaligus merupakan kediaman resmi para Sultan Ottoman (Usmani) selama 400 tahun (1465-1856). Topkapi Palace menjadi museum dan terdiri dari berbagai bangunan yang dibagi dalam beberapa area. Istana Topkapi berubah fungsi menjadi museum pada 1924. Tongkat Nabi Musa Ditemukan

Dalam bahasa Turki, “Topkapi” berarti gerbang meriam. Nama tersebut diambil dari meriam-meriam besar yang ditampilkan di depan gerbang istana. Meriam inilah yang digunakan ketika merebut kota Istanbul yang dahulu dikenal sebagai Konstantinopel.

Setelah membeli tiket yang dikoordinasi pemandu wisata, kami memasuki pintu gerbang istana yang menjulang tinggi. Di atas pintu gerbang itu ada tulisan kaligrafi besar “Laailaha illallah Muhammadur Rasulullah’’. Istana yang total luasnya 699.000 m2 atau seluas 97 stadion sepak bola ini, setiap tahunnya dikunjungi sekitar 39 juta wisatawan.

Karena arealnya cukup luas, kami tidak sampai terlalu detail mengunjungi berbagai sudut istana. Termasuk tidak masuk melihat dapur yang cukup besar. Konon, dapur itu mampu memasak untuk memenuhi makanan 41 ribu orang. Setelah melewati kebun mawar, saya melihat keindahan selat Bosphorus yang membelah kota Istambul masuk ke dalam benua Asia dan Eropa.

Puas menikmati selat Bosphorus, saya masuk ke area museum. Di sini tersimpan cukup rapi arsip dan benda-benda bersejarah yang luar biasa. Ada sekitar 300 ribu dokumen yang disimpan di museum ini. Mulai dari benda bersejarah peninggalan sebelum hingga sesudah masehi. Mulai dari peninggalan di zaman Nabi Ibrahim hingga barang pribadi milik sultan dan keluarganya. Tongkat Nabi Musa Ditemukan

Benda-benda itu antara lain, aneka senjata seperti panah, tombak, pedang, senapan, pistol, trisula hingga pakaian perang yang terbuat dari besi. Ada pedang Nabi Muhammad dan empat sahabat nabi: Abu Bakar, Umar, Usman, dan Ali. Termasuk pedang para pahlawan Islam yang dikenal dengan singa padang pasir Khalid Bin Walid dan Ammr Bin Asyr. Ada pula pedang peninggalan tentara Kerajaan Romawi. Panjangnya sekitar dua meter dengan lebar sekitar 10 cm. Ada tanda salib di bagian bilah pedang yang tajam.

Selain itu juga ada barang bersejarah peninggalan para nabi. Seperti surban Nabi Ibrahim, Pedang Nabi Dawud, dan tongkat Nabi Musa. Tongkat Nabi Musa yang mampu membelah laut merah saat dikejar tentara Firaun disimpan dalam kotak kaca dengan diterangi lampu kecil. Panjangnya sekitar 1,2 meter. Bentuknya seperti patahan ranting pohon. Tongkat Nabi Musa Ditemukan

Benda bersejarah lainnya, ada jubah Nabi Muhammad yang disimpan dalam kotak emas. Ada jubah Fatimah dan Husin, putri dan cucu Rasulullah. Ada juga bekas cashing hajar aswad, talang emas dan kunci Kakbah. Semua koleksi benda bersejarah di museum ini asli, tidak ada yang replika. Sayangnya, seluruh pengunjung tidak diperbolehkan mengambil gambarnya.

“Benda bersejarah ini sengaja diambil dari beberapa negara untuk diamankan oleh Sultan Ottaman ke-9 karena khawatir dihancurkan oleh penjajah Portugis dan Belanda,” tambah Ali. (choliq baya)

Di Tempat Ini, Mukjizat `Tongkat Ular` Nabi Musa Diturunkan

Tongkat Nabi Musa Ditemukan – Di tempat ini, mukjizat berupa ‘tongkat ular’ dan tangan yang bercahaya diturunkan Allah SWT kepada Nabi Musa AS.

Mayoritas umat Muslim tentu mengetahui kisah Nabi Musa AS yang dianugerahi mukjizat kenabian berupa tongkat yang bisa berubah menjadi ular besar. Tongkat ini pula yang kemudian digunakan Nabi Musa untuk membelah Laut Merah guna menunjukkan bukti kenabian pada kaumnya.

Kisah Nabi Musa dan mukjizatnya ini diceritakan secara jelas dalam Al-Quran, tepatnya dalam Surat At-Tin dan Al-Mu’minun. Dalam Quran disebutkan, mukjizat berupa ‘tongkat ular’ dan tangan yang bercahaya diturunkan Allah kepada Nabi Musa di sebuah tempat bernama Bukit Tursina. Bukit Tursina pulalah yang menjadi saksi bahwa Nabi Musa pernah berbicara langsung dengan Allah SWT.

Dalam Quran digambarkan, Bukit Tursina merupakan bukit yang ditumbuhi pepohonan buah tiin dan zaitun. Lalu, di manakah letak tempat itu? Sebenarnya, hingga kini letak geografis Bukit Tursina masih menjadi perdebatan.

Namun, sebagian besar ulama dan ahli tafsir berpendapat bukit itu berada di barat daya negeri Syam (yang sekarang Suriah), yakni di Gunung Az-Zaitun, sekitar Baitul Maqdis Palestina. Pendapat para ulama itu mengacu pada penjelasan dalam Al-Quran dan As-Sunnah. Tongkat Nabi Musa Ditemukan

Pendapat mereka diperkuat pula dengan banyaknya keberadaan pohon tiin dan zaitun di sekitar Baitul Maqdis, Palestina, yang berkorelasi dengan ciri Bukit Tursina yang disebutkan dalam Quran.

Para ulama semakin yakin bahwa Bukit Tursina terdapat di Palestina karena kedua tempat tersebut memiliki persamaan, yakni sama-sama disebutkan dalam Al-Quran sebagai tempat paling diberkahi di muka bumi. Subhanllah…