Tiga Korban Raib Bergabung Gafatar Kembali Pulang

0
36 views

Ilustrasi : Muhammad Erwin Ramadhan

Garut News ( Senin, 18/01 – 2016 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Tiga korban raib diduga ikut-serta bergabung dengan ormas “Gerakan Fajar Nusantara” (Gafatar) asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, terdiri Winarti(42) beserta dua anaknya masing-masing Sri Putri Rahma dan Andi Permana kini kembali pada keluarga mereka.

“Iya benar, alhamdulillah sudah kembali sejak Jum’at (15/01-2016) malam,” ungkap kerabat korban Linda Ibrahim (kakak ipar Winarti), ketika dihubungi melalui telepon, Senin.

Namun Linda belum bisa berkomentar lebih lanjut mengenai kabar kepulangan adik ipar beserta kedua keponakannya tersebut. “Saya ini masih di kantor polisi, sedang memberikan keterangan tambahan ke polisi,” kata dia.

Sebelumnya Polda Jabar menerima laporan hilangnya sejumlah penduduk diduga kuat bergabung dengan Gafatar, serupa dengan kasus hilangnya dr Rica.

“Istri dan dua anak saya pergi meninggalkan rumah pada 28 Desember 2015. Saya sedang di kamar mandi ketika itu, istri saya hanya mengatakan dia akan membawa anak saya ke dokter,” kata Heriyadi Atmajaya, suami Winarti.

Heriyadi mengemukakan istrinya, Winarti, ketika pergi juga membawa dua anaknya, Sri Putri Rahma (lahir 23 April 1998) serta adikanya Andi Permana (lahir 27 Februari 2006). Sri pelajar kelas tiga SMK Muhammadiyah Kota Garut dan Andi pelajar SDN Regol 6 Kota Garut.

Ia melaporkan kasus hilangnya anak dan istrinya ke Polres Garut. tetapi, lantaran Polres Garut menyatakan kesulitan menangani kasus ini, maka ia diminta melapor ke Mabes Polri di Jakarta.

Dari Mabes Polri, kemudian diminta ke Polda Jabar. Menurut Heriyadi, pembinaan terhadap anak dan istrinya oleh kelompok Gafatar dilakukan sejak setahun sebelumnya, sekitar Agustus 2014, berdasar sejumlah bukti tertulis (buku harian) ditemukan di rumahnya.

Selama periode waktu tersebut, Winarti dan anak-anaknya tak menunjukkan sikap terbuka menyangkut niatnya, akhirnya pergi meninggalkan rumah.

Mereka diam-diam termasuk jika hendak mengikuti semacam kegiatan pengajian, kata Heriyadi.

*******

(nz, jdh).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here