Terusan Lintasan Alternatif Kamojang Garut Kurang Memadai

0
6 views

“Alokasi Dana Pemeliharaan Jalan di Garut Sangat Cekak”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Sabtu, 09/07 – 2016 ).

Lintasan Jalur Alternatif Menghubungkan Majalaya Kab. Bandung Dengan Kamojang Hingga Samarang Garut.
Lintasan Jalur Alternatif Menghubungkan Majalaya Kab. Bandung Dengan Kamojang Hingga Samarang Garut.

Foto berita Garut News akhir pekan ini, Sabtu (09/07-2016), menampilkan kondisi dioperasionalkannya Jalur Majalaya-Kamojang- Samarang – Garut maupun Jalur Monteng menjadi jalur alternatif pada arus mudik, dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1437 H/2016 ini, terutama bagi penduduk kawasan Bandung bagian selatan.

Meski direkomendasikan jenis kendaraan kecil berkondisi prima, yang bisa melintas di siang hari. Malahan terdapat pula Jalur monteng tengah disiapkan untuk jalur Kertasari-Darajat.
Tetapi terusan lintasannya mulai perbatasan Kabupaten Bandung dengan Garut.

Penduduk Garut Pengguna Jalur Alternatif Diwawancarai Herman Permana Shiddiq, Sabtu (09/07-2016).
Penduduk Garut Pengguna Jalur Alternatif Diwawancarai Herman Permana Shiddiq, Sabtu (09/07-2016).

Ternyata masih berkondisi belum memadai antara lain masih relatif sempit, juga terdapat kerusakan badan jalan pada beberapa titik lokasi. 

Lantaran alokasi volume dan biaya pemeliharaan juga pengerasan pada “Daerah Milik Jalan, Saluran, dan Bahu Jalan” (DSB) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, bersumber APBD kabupaten setempat 2016, dinilai banyak kalangan “cekak”, atawa minim.

Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Garut, Ir H. Eded K. Nugraha, M.Si menyatakan memasuki Puasa Ramadlan 1437 H/2016 ini.

Sepintas Mengingatkan Jembatan di Teluk Teluk San Francisco.
Sepintas Mengingatkan Golden Gate Bridge, Menghubungkan San Fransisco dengan Tanjung Marin, Berwarna Jingga.

Institusinya memprioritaskan kegiatan pemeliharaan pada sejumlah lintasan jalan kabupaten, yang bisa dijadikan lintasan alternatif pada musim arus mudik, dan Balik Lebaran Idul Fitri, katanya.

Di antaranya pada lintasan ruas badan jalan kabupaten Leuwigoong – Balubur Limbangan, bahkan direncanakan tahun mendatang jalan tersebut bisa ditingkatkan dengan konstruksi pengecoran beton.

Lantaran kondisi tanahnya selalu labil, ungkap Eded kepada Garut News di ruang kerjanya.

Kondisi Jalan Alternatif Garut Tujuan Kamojang dan Sebaliknya, Memprihatinkan.
Kondisi Jalan Alternatif Garut Tujuan Kamojang dan Sebaliknya, Memprihatinkan.

Sedangkan biayanya bersumber dari dana rutin pemeliharaan, sehingga hanya berupa kegiatan“tambal sulam”.

Dikemukakan, lintasan By Pass Kubang juga mendapat sentuhan prioritas kegiatan pemeliharaan, kemudian lintasan jalan menghubungkan Cibatu – Sukamerang – Sasak Beusi, Cibatu – Cihuni, Cihuni – Wanaraja, Wanaraja – Garut. Juga lintasan jalan Garut – Samarang – Panunjuk – Bayongbong, dan Salamanjah – Kadungora.

Namun hanya dengan kegiatan tambal sulam, lantaran dana tersedia sangat terbatas. Semestinya kegiatan pemeliharaan bisa mencapai panjang jalan kabupaten 830 kilometer dengan alokasi dana diperlukan sedikitnya Rp35 miliar.

Tanjakan Curam di Patrol Desa/Kecamatan Ibu Kab. Bandung, Masih Membahayakan Pengguna Jalur Alternatif.
Tanjakan Curam di Patrol Desa/Kecamatan Ibun Kab. Bandung, Masih Membahayakan Pengguna Jalur Alternatif.

Tetapi pada tahun anggaran 2016 ini, mendapatkan alokasi APBD untuk pemeliharaan hanya Rp4 miliar. Maka terpaksa diperuntukan bagi jalan sepanjang 115 kilometer.

Padahal, masih banyak pula jalan kabupaten berkondisi habis umur rencananya, yang tak bisa lagi disentuh kegiatan pemeliharaan, melainkan seharusnya dengan peningkatan, imbuh Eded.

Kepala Dinas Bina Marga juga menyampaikan Selamat dan Sukses menunaikan Ibadah Puasa Ramadlan 1437 H/2016, dengan senantiasa bisa meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Garut Dikepung Kemacetan.
Garut Dikepung Kemacetan.

Kepala Seksi Survey dan Perencanaan pada Dinas Bina Marga kabupaten setempat, Gun Gun Sukma Utama, ST mengemukakan pula, berdasar inspeksi kondisi terdapat kerusakan 7,6 km ruas jalan berkonstruksi hormix, disusul 1,5 kilometer berkonstruksi beton, 157,71 kilometer jalan konstruksi lapisan penetrasi (lapen).

Serta sejauh 76,88 kilometer jalan berbatu juiga berkondisi rusak, sehingga total kerusakan jalan sekarang mencapai 242,94 kilometer, atawa 29,31 persen dari seluruh panjang jalan kabupaten, ungkapnya.

Herman Permana Shiddiq.
Herman Permana Shiddiq.

Maka yang berkondisi baik, dan sedang sepanjang 586,01 kilometer maupun 70,69 persen, terdiri 354,56 kilometer berkondisi baik, serta 231,45 kilometer berkondisi sedang, kata Gun Gun Sukma Utama.

 

*******