Tertundanya Daerah Kunjungan Wisata Garut Berkelas Dunia

0
9 views
Ilustrasi. Ketika Diranggas Kekeringan.
Ilustrasi. Ketika Ikan Paus Terdampar di Situ Bagendit.

“Maksud Hati Ingin Memeluk Gunung, Apa Daya Terancam Meletus”

Garut News ( Kamis, 05/09 – 2019 ).

“Maksud Hati Ingin Memeluk Gunung, Apa Daya Terancam Meletus”, barangkali itulah asa masyarakat dimulainya penataan besar-besaran kawasan Situ Bagendit, salah satu ikon obyek wisata unggulan di Kabupaten Garut pada 2019, mesti tertunda.

Lantaran alokasi anggaran Rp29 miliar yang siap digelontorkan negara merealisasikan kebutuhan tersebut nyaris dipastikan tak terserap. Sebab, hingga kini belum ada tanda-tanda kegiatan penataan daya tarik wisata di Situ Bagendit segera dimulai.

Bahkan belakangan diketahui paket pekerjaan berpagu anggaran bersumber APBD Provinsi Jawa Barat 2019 tersebut, mengalami gagal lelang.

Padahal, sempat heboh digadang-gadang dijadikan sebagai daerah kunjungan wisata kelas dunia.

Saat Menteri Pariwisata Arief Yahya berkunjung ke Garut juga sesumbar dukungannya. Dia menyebutkan, pemerintah pusat akan menggelontorkan anggaran Rp100 miliar dari Kementerian PUPR untuk revitalisasi dan penataan Situ Bagendit.

Pada akhir Januari 2019, beberapa hari pascakunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Situ Bagendit, Bupati Garut Rudy Gunawan juga sempat katakan revitalisasi dan penataan Situ Bagendit bisa dimulai pada Mei 2019.

Pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) setempat pun membenarkan gagalnya lelang paket pekerjaan penataan daya tarik wisata Situ Bagendit itu.

“Kemarin, saya diklat teknis pariwisata di BPSDM Jabar selama dua pekan (19 – 31 Agustus 2019). Saya baru masuk kantor lagi 3 september kemarin. Saya baru tahu, ternyata pada akhir Agustus memang penataan untuk situ Bagendit itu gagal lelang,” ungkap Sekretaris Disparbud Garut Ade Hendarsyah, Kamis (5/9/2019).

Hal itu diakui Kepala Bidang Pariwisata Makmun. Dia menyebutkan, proses lelang selesai dilaksanakan dengan hasil tender dinyatakan batal.

“Karena, semua peserta tender tak ada yang lulus dalam evaluasi penawaran dilaksanakan BLP (Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Garut),” katanya.

Kegiatan penataan daya tarik wisata Situ Bagendit bersumber dana bantuan provinsi ini, diusulkan kembali pada 2020 mendatang.

Dari informasi dihimpun, penataan Situ Bagendit berpagu Rp29 miliar meliputi penataan taman, pembangunan lahan parkir, masjid, tempat wudlu, toilet, dermaga wisata, amphitheatre, kantor, pujasera, taman teratai, shelter, plaza marina, dan plaza utama.

********

(Abisyamil, JDH/Fotografer : John Doddy Hidayat).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here