Ternyata APBD Garut Defisit Rp26 Miliar

0
10 views
Uu Saepudin.

Garut News ( Rabu, 08/08 – 2018 ).

Uu Saepudin.

Ternyata “Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah” (APBD) Kabupaten Garut “Tahun Anggaran” (TA) 2018 mengalami defisit Rp26 miliar. Lantaran kebijakan pembayaran gaji ke-13, dan “tunjangan kinerja daerah” (TKD) bagi ‘aparatur sipil negara’ (ASN) di lingkungan Pemkab setempat pada Juli 2018.

Penjabat Sekretaris Daerah Garut Uu Saepudin, katakan pembayaran gaji ke-13, dan TKS ASN tersebut datang mendadak sebagai instruksi dari pemerintah pusat. Sehingga tak sempat dianggarkan pada APBD TA 2018.

Akibatnya, Pemkab melakukan pembayaran gaji ke-13, dan TKD dari pos belanja lain.

“Pada saat itu, Pemda mengambil anggaran itu dari pos jatah belanja lain,” kata dia, Selasa (7/8/18).

Berakibat pula, ungkap Uu, pos belanja dipakai pembayaran gaji ke-13, dan TKD harus diganti pada APBD Garut TA 2018 Perubahan.

Namun Uu juga yakin kondisi sama dialami daerah lain di Indonesia, katanya pula.

Menyiasati defisit anggaran ini, maka Pemkab berupaya menginventarisasi sejumlah kegiatan untuk dilakukan efisiensi anggaran diberlakukan pada seluruh “Satuan Kerja Perangkat Daerah” (SKPD) di lingkungan Pemkab.

“Cara efisiensi itu macam-macam lah. Nanti bisa dilihat setelah diinventarisir. Mana saja kegiatan ditunda, dan mana kegiatan anggarannya dikurangi, atau lainnya. Mana saja, dan jenis apa kegiatan diefisiensikan, sekarang sedang diinventarisir di masing-masing SKPD,” bebernya.

********

NZ/Fotografer : John Doddy Hidayat.