Terminal Guntur Garut Berpotensi Menjadi Wisata Edukasi

0
16 views
Sofyan Hidayat di Tengah Kegiatan Rehabilitasi, Senin (31/08-2020).
Rehabilitasi 2020.

“Sarat Keteraturan Kemudahan Sirkulasi Kendaraan”

Garut News ( Senin, 31/08 – 2020 ).

Penyelenggaraan rehabilitasi Terminal Tipe A Guntur Melati Garut pada 2020 ini, selain bakal menjadikan sarat keteraturan serta kemudahan sirkulasi bus angkutan penumpang umum, juga berpotensi menjadi wisata edukasi.

Sedangkan kegiatan rehabilitasi tersebut, antara lain betonisasi jalan terminal pada areal 1,2 hektare, antara lain pula diawali pembongkaran shelter, rehabilitasi ruang tunggu, kios, drainase/ gorong, dan rehabilitasi kantor.

ragam kontribusi inisiasi analisanya selama ini dalam rehabilitasi itu, guna mewujudkan keteraturan dan kemudahan sirkulasi kendaraan.

Kepala Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Guntur Melati Garut, Sofyan Hidayat katakan ragam kontribusi inisiasi analisanya selama ini dalam rehabilitasi itu, guna mewujudkan keteraturan dan kemudahan sirkulasi kendaraan.

Sehingga dapat maksimal bisa menerapkan sistem tiketing menyerupai Bandara, terdapatnya zona aman serta jalur evakuasi, juga dibangunnya sekitar 22 anjungan Pujasega menyerupai Rest Area berlingkungan sehat, bersih, teratur, dan tersedia anjungan dengan empat unit ATM .

Maka terminal tak hanya berfungsi transit penumpang yang turun, dan naik kendaraan. Melainkan dilengkapi pula sarana pendukung lain di antaranya pemasangan rambu-rambu lalu lintas sebagai wahana edukasi anak-anak usia dini maupun TK.

Antara Lain Diawali Pula Pembongkaran Shelter.

Dengan menggandeng sponsor, bisa diselenggarakan atraksi lomba menggambar dan mewarnai bagi anak-anak TK bersuasanakan edukatif. Dilengkapi wisata kuliner makanan/minuman kekinian maupun etnik setempat.

Di ruang kerjanya, Senin (31/08-2020), Sofyan Hidayat mengemukakan pula selama ini pun pihaknya dengan sangat humanis berhasil menertibkan para pemilik 56 kios di sekitar lingkungan terminal.

“Sehingga┬ámereka yang membongkarnya sendiri terdiri kios-kios yang sejak 3,5 tahun terakhir beroperasional,” ungkapnya.

Selama kegiatan rehabilitasi, ketat diterapkan ketentuan agar Bus yang memasuki terminal benar-benar beroperasional satu jam sebelum diberangkatkan. Juga pengaturan waktu operasionalnya menunggu pada garasinya masing-masing.

*******

Esay/Fotografer : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here