Tentang Linda Lovelace

Garut News ( Kamis, 29/05 – 2014 ).

***

TEMPO.CO, Jakarta-Sebuah film berupaya membongkar busuknya industri film porno. Linda Marchianno membuka kekejian para pelaku industri, dan suaminya.
TEMPO.CO, Jakarta-Sebuah film berupaya membongkar busuknya industri film porno. Linda Marchianno membuka kekejian para pelaku industri, dan suaminya.

Istilah Deep Throat, di antara para wartawan menggenggam All the President’s Men karya Bob Woodward dan Carl Bernestein sebagai kitab utama , sebuah nama samaran Mark Felt, wakil direktur FBI membocorkan skandal Watergate pada wartawan The Washington Post saat itu.

Tetapi nama itu, seperti diakui Redaktur Eksekutif The Washington Post, sebetulnya nama tersebut dicoel dari sebuah film porno berjudul Deep Throat, tengah menjadi fenonema meledak pada era itu.

Dan apa boleh buat, istilah ini memang menjelaskan kemampuan aktris film porno Linda Lovelace, mencengangkan, kemudian melesatkan namanay dan film itu hingga dibuat beberapa seri.

Film Lovelace agaknya berupaya membongkar sebuah paradigma, industri film porno terjadi hanya lantaran ada permintaan dan penawaran. Hukum bisnis semata. Apa benar demikian?

Apa yang terjadi pada Linda Boreman?

Film diangkat dari buku karya Linda Marchiano—nama Linda setelah dia meninggalkan industri film prono—berjudul Ordeal ini mengisahkah Linda, gadis Florida,  pada usia ke 20, masih polos, bermata bulat dan bersinar itu bertemu seorang lelaki berwajah mesum bernama Chuck  Traynor (Peter Sarsgaard), mengaku seorang ‘pengusaha’.

Adalah sang suami semula mengajarkan pelbagai posisi hubungan seks dari A sampai Z kemudian dikembangkan sendiri oleh Linda hingga Chuck kemudian menjebloskan isterinya sendiri pada dunia film porno.

Di dalam audisi dan syuting bersama para aktor porno itulah Linda kemudian dikenal sebagai ‘penemu’ teknik Deep Throat kemudian membesarkan namanya.

Linda menjadi bintang  bagi penonton film porno dan juga menjadi rebutan lelaki tua berminyak dan lelaki muda mesum.

Nama Linda meluncur hingga ke telinga  produser Bob Cavanelle (Chris Noth) dikenal sangat dekat dengan mafia Hollywood, dan pemilik Playboy Hugh Hefner (James Franco).

Sementara Linda tenar, duit tetap dipegang dengan ketat sang suami.

Lingkungan industri itu, juga  mengetahui bagaimana Linda habis-habisan dihajar, dibanting, digebuk suaminya.

Linda tak pernah bisa menolak merekam film porno meski tubuhnya ringkih dan lelah.

Lebih parah, suaminya tega mengirim Linda diperkosa beramai-ramai serombongan lelaki.

Sebetulnya bahan cerita dan para pemain sudah tersedia rapi jali.

Tetapi sayang sekali skenario tak menggarap karakter Linda lebih dalam.

Transisi Linda dari seorang perempuan muda Florida di bawah dominasi ibunya (diperankan baik Sharon Stone), sangat relijius menjadi seorang aktris film porno populer dan dijadikan umpan suaminya sendiri.

Transisi itu penting memerlihatkan pergulatan batin Linda.

Amanda Seyfried menjadi pilihan tepat, tetapi dia tak bisa bergerak di luar skenario menerjemahkan karakter itu dengan datar.

Peter Saarsgard, meski menampilkan sosok Chuck penuh kezaliman dan menjijikkan, juga tak ditampilkan keseluruhan.

Apakah dia sejak awal memang menjadi lelaki selalu keji pada perempuan; dan bagaimana asal mula dia bisa terjun ke industri itu.

Atawa bagaimana Chuck sebetulnya lebih berfungsi seperti germo keji daripada seorang suami juga tak pernah dijelaskan lebih dalam.

Film Boogie Night (1997) karya Paul Thomas Anderson juga menceritakan dunia pornografi di Hollywood melibatkan banyak tokoh, banyak plot.

Tetapi Paul Thomas Anderson berhasil menggali kegilaan dunia itu sekaligus menjelajahi psikologi para aktor dan aktris film porno itu.

Film Lovelace memang memfokuskan pada satu kisah: Linda Lovelace melakukan perlawanan.

Di kemudian hari, Linda berhasil meninggalkan suaminya obsesif dan dominan itu, dan sekaligus meninggalkan industri film porno.

Pada 1980, nama Linda kini menikah dan berkeluarga dengan Marchiano menulis memoar kembali menggegerkan.

Kali ini dunia geger karena Linda mengungkap apa sesungguhnya terjadi di balik kegiatannya selama terjun ke dalam industri tersebut.

Hubungan Linda dengan para feminis, entah mengapa, dihapus dalam film ini.

Meski skenario lemah dan kurang menjelajahi karakterisasi tokohnya dengan dalam, film ini tetap layak ditonton, bukan sekedar mendengarkan kesaksian seorang perempuan hidupnya diinjak industri film porno tetapi terlebih lagi oleh pasangannya sendiri.

Leila S.Chudori

LOVELACE
Sutradara        :
Jeffrey Friedman, Rob Epstein
Skenario          :
Andy Bellin. Berdasarkan buku karya  Linda Marchianno “Ordeal”
Pemain            :
Amanda Seyfried, Peter Sarsgaard, Chris Noth, Hank Azaria, Sharon Stone, James Franco, Adam Brody, Juno Temple, Robert Patrick

******

Tempo.co

Related posts

Leave a Comment