Tarung Derajat Garut Raih Empat Emas, Satu Perak

0
89 views
Ketua Pencab Tarung Derajat Kabupaten Garut.

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Senin, 10/04 – 2017 ).

Ketua Pencab Tarung Derajat Kabupaten Garut.
Ketua Pencab Tarung Derajat Kabupaten Garut.

Kontingen Tarung Derajat dari “Pengurus Cabang” (Pencab) Kabupaten Garut berhasil meraih “empat medali emas”, serta “satu medali perak” pada final kejuaraan mahasiswa antar perguruan tinggi se Provinsi Jawa Barat, di Universditas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Ahad (09/04-2017).

Lima atlet dari tujuh atlet kalangan mahasiswa yang diterjunkan pada kompetisi bergengsi tersebut, empat di antaranya berhasil meraih medali emas masing-masing Bagas (Fisip Uniga), M. Derajat, Gesti, dan Silvi, sedangkan medali perak diraih Nio.

Ketua Pencab Tarung Derajat kabupaten setempat, Ismail kepada Garut News, Senin (10/04-2017), antara lain menyatakan, para atletnya dengan pelatih Dian Hadianto juga pada penyelenggaraan “Pekan Olahraga Nasional” (PON) lalu, atletnya berhasil meraih satu medali emas, serta satu medali perunggu.

Dalam pada itu, Tarung Derajat dideklarasikan kelahirannya di Bandung pada 18 Juli 1972 oleh Achmad Dradjat biasa dipanggil Aa Boxer. “Box!” adalah salam persaudaraan di antara anggota Tarung Derajat.

Tarung Derajat menekankan pada agresivitas serangan dalam memukul dan menendang. Namun, tak hanya terbatas pada teknik itu, bantingan, kuncian, dan sapuan kaki juga termasuk dalam metode pelatihannya. Tarung Derajat dijuluki sebagai “Boxer”. Praktisi Tarung Derajat disebut “Petarung”.

Sejak 1990-an, Tarung Derajat disempurnakan untuk olahraga. Pada 1998, Tarung Derajat resmi menjadi anggota KONI. Sejak itu, Tarung Derajat memiliki tempat di Pekan Olahraga Nasional.

Para petarung memiliki jiwa dan perilaku yang tidak menyombongkan diri. Mereka terkesan seperti orang penurut dengan sikapnya yang tunduk demi menghindari keangkuhan. Hal tersebut tergambar dalam semboyan Tarung Derajat:

“ Aku ramah bukan berarti takut. Aku tunduk bukan berarti takluk. ”

*********