Tarogong Kaler Diupayakan Menjadi Kecamatan Termaju Garut

0
135 views

Garut News ( Sabtu, 25/04 – 2015 ).

Camat Tarogong Kaler Selama Ini Kerap "Turun Gunung" Membenahi Sarana Penunjang Lingkungan Perkantoran Kecamatan.
Camat Tarogong Kaler Selama Ini Kerap “Turun Gunung” Membenahi Sarana Penunjang Lingkungan Perkantoran Kecamatan.

Wilayah Kecamatan Tarogong Kaler (tipe A), kian diupayakan maksimal bisa menjadi kecamatan termaju di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Lantaran antara lain memiliki posisi sangat strategis, seputar Bundaran Alun-Alun Tarogong Kaler merupakan pintu gerbang memasuki kawasan perkotaan dari arah Bandung, bahkan juga selama ini merupakan etalase Kabupaten Garut.

Camat setempat Drs Saefurohman, M.Si menyatakan, upaya mewujudkan kecamatan terbaik tersebut, di antaranya gencar menyelenggarakan proses pembangunan pada pelbagai bidang berbasiskan jalinan komunikasi, dan koordinasi dengan tiga komponen.

Ditunjang Sistem Pendataan Sangat Lengkap.
Ditunjang Sistem Pendataan Sangat Lengkap.

Terdiri jalinan setiap seluruh jajaran pemerintahan kecamatan dengan kalangan swasta dan seluruh lapisan elemen masyarakat. Ketiga komponen ini bahu-membahu berperan serta pada beragam aspek pembangunan, agar bisa mendongkrak perkembangan kemajuan perekonomian di setiap desa.

Seperti selama ini berjalan pada sektor home industri makanan maupun kuliner, juga sentra produksi perikanan darat termasuk mujaer kumpay serta jenis ikan hias.

Menyusul wilayah kecamatan itu, memiliki potensi unggulan kuliner dan perdagangan, serta pertanian, perkebunan, dan potensi kehutanan.

Kenyamanan Jasa Layanan Kantor Kecamatan Tarogong Kaler.
Kenyamanan Jasa Layanan Kantor Kecamatan Tarogong Kaler.

Kepada Garut News, Sabtu (25/04-2015), Camat Saefurohman mengemukakan pula di wilayahnya pun terdapat areal seluas 69 hektare bagi pengembangan peternakan sapi, berlokasi pada perbatasan antara Desa Mekarjaya dengan Rancabango.

Sedangkan kegiatan lain gencar digalakkan, aksi kebersihan setiap hari dan diwujudkannya “bank sampah”. Selain memilah sampah organik dan anorganik juga memanfaatkan sampah menjadi berkah.

Wilayahnya seluas 3.827,97 hektare dihuni 89.387 penduduk atawa 25.660 kepala keluarga (KK), meliputi 44.813 laki-laki, serta 44.574 perempuan.

Mereka tersebar pada 12 desa dan satu kelurahan, dengan 142 RW serta 493 RT, yang kini tujuh desa di antaranya bakal menyelenggarakan “Pemilihan Kepala Desa” (Pilkades) serentak pada 21 Mei 2015.

Ketujuh desa tersebut, meliputi Desa Tanjung Kemuning dengan lima bakal calon Kades, Pasawahan (delapan bakal calon Kades), Cimanganteun (tujuh bakal calon Kades), Mekarjaya (tiga bakal calon kades), serta Desa Sirna Jaya dengan sembilan bakal calon Kades.

Camat Tarogong Kaler Acap Tunjukkan Langsung Sikap Keteladanan.
Camat Tarogong Kaler Acap Tunjukkan Langsung Sikap Keteladanan.

Sedangkan Desa Mekarwangi dan Rancabango, pada Jum’at (24/04-2015) tuntas penetapan masing-masing dengan tiga calon kepala desanya.

Desa Mekarwangi dengan tiga calon kepala desanya itu terdiri Dedi Sana, Iwan, serta Muhammad Jejen Jainudin, kemudian tiga calon kepala desa Rancabango meliputi Deden Nugroho, H. Gunardi, dan H. Amung.

Diagendakan penetapan calon kepala desa Mekarjaya dan Tanjung Kemuning pada Senin (27/04-2015), disusul penetapan calon tiga desa lainnya bakal diawali tes tertulis juga pada Senin (27/04-2015), sebab masing-masing memiliki lebih dari lima bakal calon kepala desa.

Seluruh mekanisme proses Pilkades ini, berjalan kondusif – tanpa ada gejolak, seluruh kepantiaan dinilai dewasa menyikapi pelbagai kendala termasuk masih belum cairnya anggaran Pilkades.

Namun mereka tetap bekerja, dengan efektif dan efisien, sehingga Kecamatan Tarogong Kaler memiliki kesiapan prima bisa menyelenggarakan Pilkades serentak tersebut, demikian Camat Saefurohman, yang selama ini beserta keluarganya menempati rumah Dinas Camat, menambahkan.

*********

Esay/Foto: John Doddy Hidayat.