Tarekat Idrisiyyah Mencetak Muslim Berwawasan Islami Rahmatan Lil ‘alamiin

0
78 views
Masjid Megah di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Garut News ( Senin, 11/06 – 2018 ).

Masjid Megah di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Pondok pesantren fat-hiyyah al-idrisiyyah, lembaga keagamaan berorientasi mencetak pribadi muslim berwawasan Islami, dan berkarakter rahmatan lil ‘alamiin. Sehingga dalam pembinaan ummat, khususnya jema’ah thariqat Idrisiyyah. Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M. Ag mengembangkan tiga pijakan konsep.

Terdiri peningkatan kualitas peribadatan (keimanan dan ketaqawaan) dengan mengintensifkan fungsi Mesjid dan Pondok Pesantren sebagai sarana transformasi berbagai kajian khazanah keilmuan,

Wahana Peribadatan dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan yang Refresentatif.
Kedua; peningkatan kualitas pendidikan (baik formal maupun informal) dengan mengembangkan pelbagai sarana kelengkapan pendidikan, bahkan dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, secara periodik mengutus beberapa generasi terpilih untuk mengikuti study di berbagai lembaga pendidikan di dalam maupun luar negeri.

Ketiga; peningkatan kesejahteraan, dengan mendirikan beberapa sektor bidang usaha, di antaranya Koperasi Unit Simpan Pinjam (USP), pengembangan budi daya ikan air tawar, pengembangan unit peternakan sapi perah dan sapi potong, pengembangan unit peternakan Udang di cipatujah dan Tuban Jawa Timur, Unit biro jasa (mini market, wartel dan air mineral).

Senantiasa Dirawat Keindahan, Serta Kebersihannya.
Selain itu, pembayaran Rekening Listrik dan Telepon secara online. Maka eksistensi Pondok Pesantren terutama di tengah-tengah kehidupan masyarakat tak hanya sebatas sarana Ibadah dengan pemenuhan kebutuhan Ukhrawiyyah. Akan tetapi pondok pesantren diharapkan bisa menjadi mitra cukup baik bagi masyarakat, dan lingkungan dalam pemenuhan pelbagai kepentingan.

Imam Muharam (Sebelah Kiri)).
Sedangkan program kegiatan dikembangkan, baik sektor formal maupun informal dikembangkan berjenjang, seperti halnya; Sektor Peribadatan, Sektor Pendidikan, juga Sektor Perekonomian.

Dalam pada itu, Pondok pesantren Fat-hiyyah al Idrisiyyah (Fadris) sebagai salah satu pondok pesantren memiliki ciri khas; pengembangan ajaran tashawwuf, dikemas dan diimplementasikan melalui metode al Qur’an (targhib wa at tarhib, uswatun hasanah, qishah, amar ma’ruf nahi munkar, dan lainnya).

Secara geografis, terletak pada lintasan utama (jalan protokol) di tengah lingkungan kehidupan masyarakat. Sehingga sangat memudahkan bagi masyarakat melakukan interaksi dan komunikasi dengan pihak pondok pesantren. Begitupun sebaliknya, dari pihak pondok pesantren pun tak menutup diri dan membatasi ruang gerak untuk melakukan interaksi serta “membangun” komunikasi dengan masyarakat dalam pelbagai kepentingan.

Di Jl. Raya Ciawi Km. 8 No. 79, Pagendingan, Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat 46153
Telepon: (0265) 421157.

Demikian antara lain perbincangan singkat Garut News dengan Imam Muharam yang membidangi Kominfo di Tasikmalaya, Selasa (11/06 – 2018 ).

*********

Pelbagai Sumber/Fotografer : John Doddy Hidayat.