Tantangan Rudy Gunawan Dinilai Hanya Isapan Jempol

0
22 views

“Setahun Pemerintahan Rudy – Helmi Juga Dinilai Gagal”

Garut News ( Jum’at, 23/01 – 2015 ).

Foto : John Doddy Hidayat
Foto : John Doddy Hidayat

Pernyataan Bupati Garut Rudy Gunawan mengaku siap menghadapi para demonstran tepat pada peringatan setahun pemerintahannya, dinilai hanya isapan jempol.

Ratusan pengunjuk rasa dari beragam elemen pergerakan juga berpendapat satu tahun pemerintahan Rudy – Helmi dinilai gagal.

Massa datang bergelombang secara terpisah. Beberapa tergabung “Gerakan Garut Revolusioner” (Gagares) langsung datang memasuki gedung DPRD setempat hendak menggelar audensi dengan Bupati.

Pengamanan Mencekam Bahkan Menegangkan.
Pengamanan Mencekam Bahkan Menegangkan.

Berselang kemudian massa aktivis sejumlah elemen mahasiswa tergabung Aliansi Mahasiswa Penyambung Lidah Rakyat Garut tiba di halaman gedung DPRD Garut beraksi unjuk rasa, dan bergantian menyampaikan orasinya.

Berselang berikutnya, massa pedagang Pasar Balubur Limbangan Garut muncul juga menggelar aksi unjuk rasa di halaman gedung DPRD.

Mereka tak hanya menilai Rudy-Helmi gagal, mereka bahkan menuntut Rudy Gunawan lengser jika tak bisa menyelesaikan masalah Pasar Limbangan hingga tuntas dan berkeadilan.

Daripada menghadapi massa pengunjuk rasa sesuai dengan “sesumbarnya”, Rudy Gunawan malahan tak menghadiri audiensi tersebut.

Justru yang muncul Wabup Helmi Budiman, didampingi Ketua DPRD Ade Ginanjar, dan Wakil Ketua DPRD Yogi Yuda Wibawa.

“Kami sepakat jika bupati tak hadir, kami akan walk out. Tak ada gunanya dengan Wabup lantaran Wabup tak memiliki kebijakan,” tandas Koordinator Gagares Rudy Wijaya.

Senada dikemukakan peserta audiens Daba Thabrazni Zeboa. Dia kecewa berat atas ketakhadiran Rudy. Padahal menurutnya Rudy kerap kali mengeluarkan pernyataan menantang dan siap menghadapi para demonstran.

“Jika Bupati tak bisa memertanggungjawabkan kebijakannya, kami bertindak. Kami menyiapkan skenario lebih besar lagi. Jelas, kami nyatakan Rudy-Helmi ini gagal,” tegasnya.

Pantauan lapangan, Polres Garut menurunkan tak kurang 700 personelnya pengamanan audensi dan aksi massa itu.

Mereka bahkan tampak berjaga-jaga sejak pukul 06.00 WIB. Beberapa perkantoran di lingkungan Pemkab dan DPRD Garut pun mendapatkan pengamanan ketat.

Sehingga menjadikan suasana tampak mencekam bahkan menegangkan.

********

Noel, Jdh.