Tanpa Parasut, “Stuntman” Ini Terjun dari Ketinggian 8.000 Meter …

0
5 views
Inilah detik-detik Luke Aikins mendarat di jaring pengaman berukuran 30 X 30 meter yang dibentangkan di sebuah titik di Lembah Simi, California, AS. (MARK DAVIS / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP).

LOS ANGELES, Garut News ( Ahad, 31/07 – 2016 ).

Inilah detik-detik Luke Aikins mendarat di jaring pengaman berukuran 30 X 30 meter yang dibentangkan di sebuah titik di Lembah Simi, California, AS. (MARK DAVIS / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP).
Inilah detik-detik Luke Aikins mendarat di jaring pengaman berukuran 30 X 30 meter yang dibentangkan di sebuah titik di Lembah Simi, California, AS. (MARK DAVIS / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP).

– Seorang “stuntman” membuat sebuah catatan luar biasa yaitu melompat dari ketinggian 25.000 kaki atau hampir 8.000 meter tanpa parasut dan selamat.

Luke Aikins, seorang atlet profesional yang sudah melakukan 18.000 kali terjun payung itu, melompat dari sebuah pesawat terbang tanpa parasut dan disiarkan langsung televisi.

Dia mampu bertahan dari tekanan sebesar 4G dan kecepatan 193 kilometer per jam saat dia mendarat di sebuah jaring yang sudah disiapkan di Lembah Simi, California, Amerika Serikat.

Tak lama setelah mendarat, Aikins langsung diturunkan dari jaring ke tanah, mengangkat kedua tangannya ke udara dan langsung berlari untuk memeluk istrinya, Monica.

Awalnya, Aikins melompat dengan kawalan tiga peterjun payung lainnya hingga di ketinggian 1.500 kaki saat mereka membuka parasut.

Salah satu peterjun itu bertugas melepas masker oksigen yang digunakan Aikins kala terjun di 10.000 kaki pertama.

Luke Aikins (baju hijau) merayakan kesuksesannya terjun dari ketinggian 25.000 kaki atau hampir 8.000 meter tanpa parasut. (MARK DAVIS / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP).
Luke Aikins (baju hijau) merayakan kesuksesannya terjun dari ketinggian 25.000 kaki atau hampir 8.000 meter tanpa parasut. (MARK DAVIS / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP).

“Sangat luar biasa. Memikirkan apa yang baru saja terjadi, jujur saya tak bisa bicara, semua orang ini…sangat luar biasa,” ujar pria berusia 42 tahun itu.

Awalnya, Screen Actors Guild (SAG), organisasi tempat Aikins bernaung, sempat mencoba mencegah aksi berani ini. SAG awalnya memaksa Aikins tetap mengenakan parasut.

Aikins, yang pertama kali terjun payung tandem usia 12 tahun itu, ikut membantu Felix Baumgarter saat menjadi peterjun pertama yang “terbang” dari ketinggian 38 kilometer dari permukaan bumi pada 2012.

Dia juga memberikan pelatihan terjun payung untuk pasukan eliter Navy Selas dan kesatuan elite lain di angkatan bersenjata AS.

Sebelum melakukan aksinya yang disiarkan stasiun televisi Fox, dia memperingatkan agar orang lain tidak meniru aksi ini tanpa keahlian yang memadai.

*******

Editor : Ervan Hardoko
Sumber : Sky News/ Kompas.com