Taman Satwa Cikembulan Berhasil Kembangkan Satwa Berpasangan

0
77 views
Orangutan, Berhasil Dikembangkan Taman Satwa Cikembulan Garut.

“Tujuh Puluh Persen Pengunjung Kembali Berdatangan”

Garut News ( Ahad, 09/04 – 2017 ).

Orangutan, Berhasil Dikembangkan Taman Satwa Cikembulan Garut.
Orangutan, Berhasil Dikembangkan Taman Satwa Cikembulan Garut.

Taman Satwa Cikembulan Kadungora di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Selama ini berhasil mengembangkan satwa berpasangan.

Sehingga keberhasilan tersebut dijadikan salah satu rencana program kerja tahunan 2017. 

Satwa berpasangan pada lembaga konservasi tersebut, di antaranya Singa Afrika, Macan Tutul, Orangutan, Landak, Kakatua, Rusa, serta Bayan.

Willy, Asisten Manager Taman Satwa Cikembulan Kadungora Garut, Jawa Barat.
Willy, Asisten Manager Taman Satwa Cikembulan Kadungora Garut, Jawa Barat.

Asisten Manager taman satwa itu, Willy katakan baru-baru ini Sepasang Kakatua Jambul Jingga (Cacatua Silphurea) Asal Papua bisa kembali membuahkan keturunan dengan berhasil menetasnya satu telur dari salah satu satwa langka dilindungi Undang-undang RI dari sekitar 800 Spesies Berpredikat Apendiks I.

Selain itu berhasil menetas pula dua telur Cangak Abu, serta menetasnya tiga telur Cangak Merah, sehingga kini Kakatua Jambul Jingga menjadi lima individu dari semula dua individu, disusul Cangak Abu juga menjadi lima individu dari semula tiga individu, serta Cangak Merah dari dua individu kini menjadi lima individu.

Berkembang pula Kanguru, kini terdapat dua pasang, serta empat pasang Rusa.

Kakatua Jambul Jingga (Cacatua Silphurea) Asal Papua, Juga Berhasil Dikembangkan Taman Satwa Cikembulan.
Kakatua Jambul Jingga (Cacatua Silphurea) Asal Papua, Juga Berhasil Dikembangkan Taman Satwa Cikembulan.

Maka total pupulasi koleksi taman satwa ini menjadi sekitar 464 individu dari 108 spesisies.

Terdiri 58 spesies satwa dilindungi dengan 218 individu, serta 50 spesies satwa tak dilindungi dengan 246 individu.

Yang setiap pekannya rata-rata bisa didatangi seribu pengunjung termasuk rombongan pelajar, mahasiswa maupun dari pelbagai lembaga perguruan tinggi.

Bahkan stabilnya kedatangan para pengunjung, terbukti lebih dari 70 persen pengunjung dalam rentang waktu dua hingga enam bulan kembali mendatangi Taman Satwa Cikembulan.

Demikian juga diungkapkan Willy didampingi paramedisnya Arif Muhammad.

Kerap Pula Didatangi Wisatawan Mancanegara.
Kerap Pula Didatangi Wisatawan Mancanegara.

Kepada Garut News, Ahad (09/04-2017), katakan stabilnya para pengunjung menjadikan bisa memenuhi kebutuhan pakan setiap seluruh koleksi, yang saban harinya mencapai nilai Rp1,5 juta.

Pada 2017 juga diprogramkan jalinan koordinasi dengan seluruh lembaga pendidikan, mulai tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, kemudian diselenggarakan pula program edukasi berupa pencantuman papan informasi setiap satwa, termasuk penulisan bahasa ilmiahnya.

Antara lain berupa asal satwa beserta ciri-ciri khususnya, jenis pakan dikonsumsi, serta sebaran. Selanjutnya merealisasikan program jalinan koordinasi dengan pemerintah termasuk pemerintahan setempat, juga institusi teknis terkait lain.

Manuver Elang Taman Satwa Cikembulan, Segera Diprogramkan Dengan Penandaan Berupa Chip.
Manuver Elang Taman Satwa Cikembulan, Segera Diprogramkan Dengan Penandaan Berupa Chip.

Sedangkan sajian baru taman satwa tersaebut, kini hampir tuntas dibangun rumah kucing. Yang bakal segera ditempati empat pasangan kucing Persia Himalaya, satu pasang Kucing Angora, serta spesies kucing lainnya, sehingga kalangan pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan satwa menyenangkan itu.

“Selamat Memeringati Pahlawan Nasional R.A Kartini”

Taman Satwa Cikembulan selama ini pun kerap dan banyak dikunjungi kaum perempuan, mulai anak-anak, remaja, dewasa hingga kaum ibu rumah tangga.

Willy Bersama Arif Muhammad, Selama Ini "Concern" Mewujudkan Kualitas Kesehatan Satwa.
Willy Bersama Arif Muhammad, Selama Ini “Concern” Mewujudkan Kualitas Kesehatan Satwa.

Sehingga Manager beserta Segenap Keluarga Besar Taman Satwa Cikembulan Menyampaikan Selamat Memeringati Hari Kartini 21 April 2017.

Dipastikan dimilikinya kualitas kaum perempuan yang mumpuni, bisa menerapkan pengetahuannya pada keluarga maupun lingkungannya masing-masing, sebagai pewaris perjuangan emensipasi Pahlawan Nasional R.A Kartini.

Tertumpu harapan pula setiap hari, Perempuan Indonesia, tetap berjuang.

Dan bercitra, sebagai bangsa yang harum namanya.

Buriung Surga, Cenderawasih di Taman Satwa Cikembulan.
Buriung Surga, Cenderawasih di Taman Satwa Cikembulan.

Semoga para Perempuan Indonesia dalam menegakkan kehidupan berbangsa dan bernegara, bertambah jaya, bertambah perkasa menjaga nama besar bangsa, negara, masyarakat, dan jangan lupa, semoga tetap jaya menjaga nama baik keluarga,

Sekaligus ikut serta menebar nuansa pendidikan konservasi Taman Satwa Cikembulan.

Amin !

 

*********

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here