Taman Satwa Cikembulan Wujudkan Kawasan Wisata Steril Narkoba

by

“Manager Beserta Seluruh Pengelola Taman Satwa Cikembulan, Apresiasi Positip TerhadapTerobosan Cerdas Digagas BNNK Garut”

Garut News, ( Sabtu, 28/09 ).

Kepala BNNK Garut, AKBP Widayati, BA Mengawali Hari Kerja Pertama Seusai Sertijab, Jum'at (28/09), Antara Lain Mengevaluasi Kegiatan Dengan Para Kepala Seksi. (Foto: John).
Kepala BNNK Garut, AKBP Widayati, BA Mengawali Hari Kerja Pertama Seusai Sertijab, Jum’at (28/09), Antara Lain Mengevaluasi Kegiatan Dengan Para Kepala Seksi. (Foto: John).

Manager Taman Satwa Cikembulan, Rudy Arifin, SE beserta seluruh pengelola lembaga konservasi satu-satunya di Provinsi Jawa Barat ini, menyatakan apresiasi positip terhadap terobosan cerdas digagas “Badan Narkotika Kabupaten” (BNNK) Garut.

Manager Taman Satwa Cikembulan, Rudy Arifin, SE (Foto: John).
Manager Taman Satwa Cikembulan, Rudy Arifin, SE (Foto: John).

“Saya sangat berapresiasi positip terhadap terobosan cerdas digagas Kepala BNNK Garut, AKBP Widayati, BA berupaya mewujudkan sarana wisata ini, senantiasa selamanya benar-benar steril dari penyalahgunaan, peredaran dan produsen gelap narkoba,” tandas Rudy Arifin kepada Garut News, Sabtu (28/09).

Sehingga seluruh pengelola, penghuni juga setiap pengunjung taman satwa ini, senantiasa bebas penyalahgunaan, peredaran dan produsen gelap baram haram tersebut, tegasnya.

Karena itu, Rudy Arifin berjanji segera membahas rencana penandatanganan nota kesepahaman atawa “MoU”, antara Taman Satwa Cikembulan dengan BNNK Garut.

Sepasang Singa Afrika di Taman Satwa Cikembulan. (Foto: John).
Sepasang Singa Afrika di Taman Satwa Cikembulan. (Foto: John).

Sehingga dipastikan, BNNK Garut semakin “concern” memberikan beragam jenis penyuluhan, pelatihan penanggulangan kejahatan luar biasa Narkoba, serta memasok bahan-bahan tulisan tentang upaya pencegahan pemberantasan penyalahgunaan Narkoba, ungkapnya pula.

Kepala BNNK Garut, AKBP Widayati sebelumnya kepada Garut News juga mengemukakan, secara bertahap dan terukur segera menjalin kebersamaan dengan beragam kalangan institusi resmi.

Termasuk dengan pelbagai komponen, dan elemen masyarakat di Kabupaten Garut.

Di antaranya menggagas kawasan steril penyalahgunaan, peredaran dan produksen gelap Narkoba.

Primata Taman Satwa Cikembulan, Juga Bisa Bergaya. (Foto: John).
Primata Taman Satwa Cikembulan, Juga Bisa Bergaya. (Foto: John).

Tahap awal bisa diselenggarakan pada Taman Wisata Cikembulan, sehingga secara terencana pula seluruh lokasi wisata di Kabupaten Garut, bisa dipastikan bebas atawa steril penyalahgunaan dan peredaran gelap barang haram ini, ungkapnya, menyerukan.

Taman Satwa Cikembulan mengoleksi 113 spisies dengan 516 populasi pada areal sekurangnya seluas empat hektare.

Di antaranya memiliki koleksi sepasang Harimau Sumatera, sepasang Singa Afrika, beberapa pasangan Orangutan, beragam spisies Primata, Aves, burung surga (Cenderawasih), Beruang Madu, Macan Tutul, Angsa Hitam, serta beragam jenis Satwa Dilindungi Undang-Undang RI.

Disediakan pula antara lainĀ  sarana mainan dan hiburan sehat bagi anak-anak, ikan therafi, sarana beristirahat keluarga, sarana pertemuan, dan fasilitas penunjang lainnya.

***** John.