Taman Satwa Cikembulan Maknai Inspirasi Juang R.A Kartini

0
98 views
Rudy Arifin, SE
Rudy Arifin, SE

Bersosok lemah-lembut, juga antara lain bertutur kata halus. Namun R.A Kartini, perempuan mulia, juga cerdas terlahir 21 April 1879, selama ini menjadi sumber inspirasi mewujudkan Perempuan Indonesia bisa berkualitas sejajar dengan sesama kaum hawa di dunia.

Bahkan setiap generasi yang terlahir dari sosok perempuan berkualitas, juga dipastikan bisa membawa bangsanya menjadi maju, dan berkembang namun tetap beretika atawa berbudaya.

Taman Satwa Cikembulan Ikut Serta Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas.
Taman Satwa Cikembulan Ikut Serta Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas.

Karena itu, Taman Satwa Cikembulan, memaknai  inspirasi juang R.A Kartini tersebut, dengan senantiasa menyajikan wahana konservasi satwa langka yang dilindung Undang-undang RI.

Sebagai sarana wisata edukatif keluarga, dan generasi muda.

Manager Taman Satwa Cikembulan Rudy Arifin, SE Bersama Setiap Seluruh Pengelola Lembaga Konservasi ini.

Menyampaikan ; Selamat memaknai peringatan R.A Kartini tahun 2016 ini, Jayalah Indonesia ku.

Lantaran, “Tidak ada sesuatu yang lebih menyenangkan, selain menimbulkan senyum di wajah orang lain, terutama wajah yang kita cintai”.

Generasi Berbasiskan Konservasi.
Generasi Berbasiskan Konservasi.

“Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi tuk menang”.

“Mati satu tumbuh seribu. Kartini mungkin sudah tiada, namun semangat juangnya tidak boleh padam begitu saja. Maju terus para Kartini muda. Selamat hari Kartini”

“Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tidak bermimpi, apakah jadinya hidup!”

“Balita” Ini Belajar Bermanuver Mengepakan Rentangan Sayap.
“Balita” Ini Belajar Bermanuver Mengepakan Rentangan Sayap.

“Terkadang, kesulitan harus kamu rasakan terlebih dulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu”.

“Karena ada bunga mati, maka banyaklah buah yang tumbuh. Demikianlah pula dalam hidup manusia. Karena ada angan–angan muda yang mati, kadang-kadang timbullah angan–angan lain, yang lebih sempurna, yang kelak menjadikannya buah”.

*********

Fotografer : John Doddy Hidayat/ Pelbagai Sumber.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here