Takbir Semarak Bersahutan, Akhiri Puncak Arus Mudik

0
16 views
Semarak Kekhusuan Gema Takbir Bersama Ritme Penabuh Bedug.

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Sabtu, 24/06 – 2017 ).

Semarak Kekhusuan Gema Takbir Bersama Ritme Penabuh Bedug.
Semarak Kekhusuan Gema Takbir Bersama Ritme Penabuh Bedug.

Foto berita akhir pekan ini, Sabtu (24/06-2017), Garut News memotret nuansa Islami seiring berakhirnya ibadah puasa tahun ini.

Kekhusuan Gema Takbir kian semarak bersahutan dari pelbagai pelosok Kabupaten Garut, dan sekitarnya.

Mengakhiri pelaksanaan ibadah Shaum Ramadlan 1438 H/2017.

Sekaligus berakhirnya puncak arus mudik yang turun di Terminal Guntur.

Kegembiraan yang Berhak Mendapatkan Zakat Fitrah.
Kegembiraan yang Berhak Mendapatkan Zakat Fitrah.

Gema Takbir diiringi ritme penabuh bedug juga berlangsung di lingkungan Masjid An Nur, sekaligus pemberian santunan maupun pembagian dari pengumpulan zakat Fitrah bagi yang berhak menerimanya, berlangsung sejak seusai Shalat Maghrib berjamaah di masjid tersebut.

Sedangkan puncak arus mudik yang turun di Terminal Guntur berlangsung Jum’at malam (23/06-2017), sebagaimana dilaporkan petugas IT terminal itu, Herman kepada Garut News.

Dikemukakan, jumlah kedatangan penumpang pada H-2 tersebut, merupakan puncak arus mudik yang turun di terminal ini dengan menggunakan armada bis AKDP, dan AKAP.

Suasana Terminal Guntur, Lengang pada Sabtu (H-1) Lebaran.
Suasana Terminal Guntur, Lengang pada Sabtu (H-1) Lebaran.

Tercatat Sebanyak 5.237 penumpang, mereka menggunakan 158 unit armada bis penumpang umum AKDP, dan AKAP.

Jumlah tersebut meningkat 10,2 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang yang turun pada peride sama tahun 2016 silam, tercatat 4.754 penumpang yang menaiki 169 unit armada bis AKDP, serta AKAP.

Sehingga jumlah penumpang yang turunnya meningkat, sedangkan penggunaan armadanya menurun, kata dia.

Sedangkan yang berobat pada pos layanan kesehatan di terminal itu, pada hari ini mencapai di atas 20 pasien dengan keluhan di antaranya mual, pusing, dan pegal-pegal.

Anak Ini Masih Mengais Rejeki Pengganjal Ban.
Anak Ini Masih Mengais Rejeki Pengganjal Ban.

Garut News juga memotret, kalangan anak-anak yang tetap berusaha mencari nafkah.

Sebagai pengganjal ban mobil, meski menjelang berakhirnya Shaum Ramadlan.

 

 

********