Tabligh Akbar “Garut Bumi Islam” Berlangsung di Alun-alun

0
145 views
Surat DKM Masjid Agung Garut.

Garut News ( Jum’at, 10/11 – 2017 ).

Surat DKM Masjid Agung Garut.

**********

 

Sebelumnya “Forum Koordinator Pimpinan Daerah” (Forkopimda) Garut sempat menetapkan dipindahkannya lokasi pelaksanaan “Tabligh Akbar Garut” (TAG) pada Sabtu (11/11-2017) dari Lapang Otto Iskandardinata/Alun alun Garut ke Lapang “Sarana Olah Raga” (SOR) Kerkhof di Jalan Merdeka.

Tetapi, TAG ditentang PC Nahdlatul Ulama (NU) Garut lantaran menghadirkan “Ustaz Bahtiar Natsir” (UBN), dan “Ahmad Shabri Lubis” (ASL) tersebut, akhirnya tetap dilaksanakan di Alun alun juga merupakan halaman Masjid Agung Garut.

Tetapnya lokasi pelaksanaan TAG itu, kini dikuatkan keputusan pihak “Dewan Kemakmuran Masjid” (DKM) Masjid Agung, mengeluarkan rekomendasi tak keberatan Alun alun digunakan TAG melalui surat bernomor 68/DK-MAG/SR/XI/2017 tertanggal 9 Nopember 2017.

Meski dengan sejumlah catatan. Di antaranya selama 30 menit sebelum dan sesudah shalat fardlu kegiatan dihentikan sementara, kemudian panitia membuat rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut, dan membuat pernyataan kesanggupan menjaga keamanan selama TAG berlangsung.

Pada surat ditandatangani Ketua DKM Masjid Agung KH A. Mimar Hidayatulloh, serta Sekretaris Edy Heryadi tersebut, DKM Masjid Agung juga menegaskan mengenai ketertiban, kebersihan, dan keamanan menjadi tanggung jawab panitia.

Dan jika pada waktunya kegiatan dilaksanakan tak sesuai dengan catatan itu, maka pihak DKM Masjid Agung mencabut surat secara sepihak.

Sedangkan dua hari sebelumnya, DKM Masjid Agung menolak pengajuan panitia dengan menyatakan belum bisa mengeluarkan rekomendasi terkait penggunaan untuk TAG. Alibinya, demi menjaga kondusivitas berdasar saran pelbagai pihak.

Umumnya Umat Islam menyambut gembira keputusan DKM Masjid Agung memerbolehkan menggunakan Alun alun untuk TAG seperti dijadwalkan semula.

Kendati sebagian mereka tak ambil pusing, apakah lokasinya di Alun alun atau dipindahkan ke tempat lain, seperti Lapang SOR Kerkhof.

Mereka pun menyatakan tetap bersemangat menghadiri TAG. Bahkan sekalipun UBN batal hadir mengisi tausiyah dalam kegiatan ini.

Pihak panitia menegaskan pula, kabar dilansir sejumlah media massa mengenai TAG dipindahkan lokasinya, dan UBN batal hadir merupakan hoax.

“Insya Allah (UBN akan hadir),” kata Wahyu Arif salah seorang Panitia TAG, Jum’at (10/11-2017).

Dia menyarankan jamaah umat Islan akan menghadiri TAG “Garut Bumi Islam” sebaiknya menggunakan pakaian koko atau baju putih.

Hingga kini, jumlah masjid, majlis taklim, dan pondok pesantren menyatakan siap menampung kedatangan para peserta TAG dari luar Garut terus bertambah.

Panitia TAG pun disibukkan beragam persiapan menjelang pelaksanaan TAG. Terlebih sejumlah bantuan logistik mulai berdatangan ke Sekretariat Panitia TAG di Masjid Darul Muttaqien Jalan Terusan Pembangunan.

********

(NZ/Fotografer : John Doddy Hidayat).