Strategi Penanggulangan Stunting di Jabar

0
59 views
Wini Nur, SKM, M.Si.
Stunting Beda Dengan Cebol.

“Stunting Beda Dengan Kerdil”

Garut News ( Rabu, 14/08 – 2019 ).

Pepres No. 42/2013 sebagai regulasi percepatan penanggulangan stunting, spesifik internal sebagai penyebab langsung, dan penyebab tidak langsung, sedangkan penyebab mendasarnya faktor ekonomi.

Stunting Garut 2013 (43) menjadi 34, stunting belum memasyarakat atau banyak yang belum mengetahuinya, stunting berkaitan dengan rendahnya kemampuan motorik otak, beda dengan kerdil

Upaya penanggulangannya dengan elaborasi, serta secara integrasi. Juga diingatkan korelasi antara stunting dan hygiene/sanitasi.

Promosi Kesehatan Puskesmas Cibatu, Fika Amalia, SKM Detail Presentasikan Ragam ‘Rencana Tindak Lanjut’ (RTL) Upaya Penanggulangan Stunting, Juga Germas, Antara Lain Didampingi Promkes Puskesmas Leuwigoong, Vini Maryani, Amd. Keb.

“Pola asuh yang keliru, juga mendesak segera dibenahi serta ditingkatkan kualitasnya, meningkatkan pula akses ke makanan bergizi, dan terpenuhinya akses pada air bersih” imbuh¬†Pejabat Fungsional Promosi Kesehatan pada Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Wini Nur, SKM, M.Si.

Sehingga sesuai dengan pemenuhan komposisi otak terdiri karbohidrat, lemak dan protein hewani (ikan), katanya.

Kemudian trend kematian ibu dan bayi 2014-2018, Jabar bernomor satu 700 kematian ibu 2018, dengan 3.083 kematian bayi, di Kabupaten Garut 55 kematian ibu, neonatalnya 262 (2017) menjadi 255 pada 2018.

Kematian ibu pada 2019 triwulan kedua didominasi pendarahan dan hipertensi, karekristik kematian ibu di Jabar tempat kematian ibu paling banyak di rumah sakit, lantaran telat mengambil keputusan, banyak diskusi dengan keluarga, sehingga ke rumah sakit hanya saat melahirkan, berat badan bayi lahir pun rendah.

Strategi penurunan kematian ibu – bayi, dengan “strategi komunikasi perubahan perilaku” (Strakom), penguatan layanan masal sebelum hamil (calon, remaja, PUS yang akan merencanakan kehamilan yang ke-2/3.

Demikian antara lain dikemukakan Wini Nur, SKM, M.Si pada pertemuan Aliansi Pita Putih Indonesia (APPI) dengan para mitra dalam rangka persiapan monitoring evaluasi, penggerakan masyarakat untuk optimalisasi Germas dan pencegahan stunting di Karangsetra Bandung, Rabu (14/08-2019), dikemukakan pula Visi dan Misi Jabar.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here