Sohibul Qurban Garut Lebih Banyak Doyan Sapi

by

Garut News, ( Sabtu,12/10 ).

Ilustrasi, Lebih Doyan Sapi.... Bro. (Foto: John).
Ilustrasi, Lebih Doyan Sapi…. Bro. (Foto: John).

Sohibul Qurban di Kabupaten Garut, Jawa Barat, kini lebih banyak doyan atawa memilih sapi, daripada domba.

Lantaran dinilai tingginya harga domba.

Sehingga nyaris setiap penjual hewan qurban domba mengeluh berat, sebab melorotnya omzet penjualan komoditi mereka.

Bahkan penurunan itu, terjadi bersamaan pada sejumlah wilayah seperti di Kecamatan Garut Kota, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Karangpawitan, dan sekitarnya.

Di antaranya Slamet(56), pedagang domba pada kawasan Kerkoff di Desa Haurpanggung, Tarogong Kidul mengaku, kini penurunan omzetnya lebih parah dibanding tahun lalu.

Kemungkinan lantaran dinilai tingginya harga, sehingga banyak konsumen lebih memilih sapi ketimbang domba, katanya.

“Domba bisa dipakai qurban, saat ini bernilai lebih Rp2,5 juta. Sedangkan jika beriuran qurban sapi biasanya terpenuhi tujuh orang, masing-masing cukup merogoh uang sekitar Rp2 juta. Maka, shohibul qurban lebih banyak memeilih sapi,” katanya, Jum’at (11/10).

Pedagang domba lainnya dari Kampung Burujul, Margawati, Garut Kota, Solihin(51) juga katakan, omzet penjualan hewan qurban Idul Adha 1434 H/2013 ini, melorot hingga mencapai 60 persen dibanding tahun sebelumnya.

Banyak pelanggan, kini malahan beralih membeli sapi memenuhi kebutuhan hewan qurbannya.

“Sejak belasan tahun saya berjualan domba, hanya baru kali ini mengalami sepi pembeli. Pelanggan biasa beli pun hanya katakan maaf. Soalnya mereka kini qurbannya memilih sapi,” ungkap Solihin,¬† bernada lesu di kawasan Jalan Bharatayudha.

Kata dia, biasanya sepekan menjelang pelaksanaan Idul Adha, bisa menjual berkisar 30-40 ekor domba atawa rata-rata lima setiap  hari.

Tetapi kini, menjual satu ekor domba pun sehari, sangat susah, katanya.

***** Zainul, JDH.