SMP/MTs Penyelenggara UNBK di Garut Bisa Dihitung Jari

0
62 views
Kepala Seksi Kurikulum SMP , Dr Asep Saeful Bersama Aparat Mengawasi Langsung Proses Pendistribusian Soal UN Ke Masing-masing Rayon, Jum'at (28/04-2017).

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Jum’at, 28/04 – 2017 ).

Kepala Seksi Kurikulum SMP , Dr Asep Saeful Bersama Aparat Mengawasi Langsung Proses Pendistribusian Soal UN Ke Masing-masing Rayon, Jum'at (28/04-2017).
Kepala Seksi Kurikulum SMP , Dr Asep Saeful Bersama Aparat Mengawasi Langsung Proses Pendistribusian Soal UN Ke Masing-masing Rayon, Jum’at (28/04-2017).

SMP/MTs di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang menyelenggarakan “Ujian Nasional Berbasis Komputer” (UNBK) tahun ini (2016/2017), ternyata masih bisa dihitung dengan jari.

Terdiri SMPN 1, SMPN 2, SMP Pasundan 2, SMP Sukaraja Karangpawitan, SMP Al-Gifari Banyuresmi, serta MTs Cibatu.

Sedangkan sekitar 344 SMP lainnya melaksanakan “Ujian Nasional Kertas dan Pensil” (UNKP), sebagaimana diakui Kepala Bidang SMP pada Dinas Pendidikan kabupaten setempat, Totong.

Total peserta UN yang diagendakan berlangsung empat hari berturut-turut pada 2 Mei, 3 Mei, 4 Mei, dan 8 Mei 2017 tersebut, mencapai sekitar 48.995 siswa peserta.

Soal UN SMP/Mts.
Soal UN SMP/Mts.

Mereka terdiri sekitar 31.862 siswa SMP Negeri dan Swasta, serta 17.133 siswa MTs, yang dalam penyelenggaraannya diimbau Kepala Sekolah sepenuhnya tak memberatkan masyarakat, jika ada yang memberatkan masyarakat bakal ditindak tegas, imbuh Totong.

Para guru juga tak boleh menjual lembar kerja siswa atau LKS, termasuk proses penerimaan murid baru pun harus bisa terselenggara dengan gratis, katanya pula.

Lembar soal termasuk lembar soal UNKP susulan tiba di Disdik Garut, Jum’at (28/04-2017).

Yang hingga malam harinya berlangsung pendistribusian berkas soal ke masing-masing rayon, maupun disebar pada 42 wilayah kecamatan di Kabupaten Garut.

Memikul Soal UN Susulan.
Memikul Soal UN Susulan.

Diperoleh informasi hingga kini masih ada SMP Negeri terus berupaya memenuhi kekurangan seratus lebih unit perangkat komputer yang dimilikinya guna memenuhi kebutuhan UNBK.

 

 

*********