SMKN 9 Garut Miliki Keunggulan Teknik Gambar Bangunan

0
365 views

“Bisa Selenggarakan UNBK, Meski Lokasi Sekolah Dikepung Areal Persawahan”

Esay/ Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Sabtu, 09/04 – 2016 ).

Kepala SMKN 9 Garut.
Kepala SMKN 9 Garut.

SMK Negeri 9 Garut, memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif pada jurusan teknik gambar bangunan.

Selama ini didukung pula jurusan teknik elektronika industri, teknik instalasi tenaga listrik, teknik otomotif kendaraan ringan, serta jurusan multi media.

“Sehingga pada lembaga pendidikan formal kejuruan tersebut, terdapat ‘tim perencanaan gambar RAB juga pengawasan,” ungkap Kepala SMKN 9 Garut, Drs H. Supriyanto, MM kepada Garut News di ruang kerjanya, Sabtu (09/04-2016).

Kampus SMKN 9 Garut.
Kampus SMKN 9 Garut.

Ragam produk gambar, desain, layout, master plan, juga vidio arsitektur itu, selain melibatkan sumber daya anak didik. Juga berbasiskan implementasi konsepsi membangun kemiteraan dengan setiap seluruh tenaga pendidikan, dan kependidikan, serta institusi pendidikan formal lainnya.

Karena itu, SMKN 9 Garut selama ini bisa menyajikan kontribusi pemenuhan kebutuhan perencanaan termasuk gambar bangunan, di antaranya pada pembangunan SMPN 1 Cikajang, SMKN 3, SMKN 4, SMKN 7, SMKN 10, SMKN 12, Akper Bidara Mukti, bahkan pada SMKN di luar kabupaten ini, antara lain SMKN 2 Karawang.

Heru Abdul Kholik, S.Pd Mengamati Teknisi di Laboratorium Jurusan Teknik Gambar Bangunan.
Heru Abdul Kholik, S.Pd Mengamati Teknisi di Laboratorium Jurusan Teknik Gambar Bangunan.

Dikemukakan Supriyanto, loyalitas serta dedikasi yang “solid” dari para pendidik dan tenaga kependidikannya pun sangat “membanggakan”, mereka masih muda-muda, bersemangat tinggi, bervisikan kemajuan, serta berkemampuan ‘IT’.

Meski sekolah menengah kejuruan tersebut dikepung areal persawahan pada lintasan Jalan Raya Bayongbong, dimanfaatkan sejak 2009 lalu yang dibangun di atas tanah seluas 15.000 m2. Sedangkan dua tahun sebelumnya bergabung di komplek SMP.

Praktekum Teknik Otomotif Kendaraan Ringan.
Praktekum Teknik Otomotif Kendaraan Ringan.

Selama tujuh kali kelulusan 12 rombongan belajar dengan 300 lulusan, banyak di antaranya berhasil mewujudkan lapangan kerja mandiri, melanjutkan ke perguruan tinggi maupun politeknik, serta memasuki dunia lapangan kerja melalui jasa layanan “Bursa Kerja Khusus” (BKK) SMKN 9 Garut.

Kini memiliki 37 rombongan belajar dengan 1.173 murid dikelola 79 guru, 49 guru di antaranya masih berstatus bukan PNS namun telah mendedikasikan dirinya selama tujuh tahun malahan mencapai 13 tahun tetap bersemangat mengabdikan diri, mereka didukung pula 20 tenaga kependidikan.

Lab./Ruang Praktekum Teknik Elektronika Industri/ Teknik Instalasi Tenaga Listrik.
Lab./Ruang Praktekum Teknik Elektronika Industri/ Teknik Instalasi Tenaga Listrik.

Keluarga besar SMKN 9 Garut, juga mengelola pemberdayaan 36 ruang kelas, beserta ruang praktrek termasuk 12 laboratorium setiap jurusan, serta beragam sarana-prasarana penunjang lain, seperti perpustakaan, sarana olahraga dan jaringan internet atawa tiga hot spot bertotal kapasitas 150 mega.

Masih menurut Supriyanto, dukungan sumber daya kepribadian para pengajar, termasuk kemampuan profesional mereka menyajikan materi ajar, serta interaksi sosial yang humanis, menjadikan lembaga pendidikan ini eksis mengemban pentas belajar mengajar teori, dan praktek.

Praktikum Instalasi Listrik Teknik Otomotif Kendaraan Ringan.
Praktikum Instalasi Listrik Teknik Otomotif Kendaraan Ringan.

Sehingga pada penyelenggaraan ujian nasional 2016, terdapat 357 murid bisa dengan lancar dan kondusif mengikuti “Ujian Nasional Berbasis Komputer” (UNBK), meski lokasi sekolahnya dikepung areal persawahan.

Seluruh 357 peserta UNBK itu, sejak awal memasuki kelas 12. Mereka mendapatkan proses pengayaan setiap harinya selama dua jam pelajaran, juga kegiatan uji coba online, serta evaluasi guna mengetahui jika terdapat titik lemah.

“Sedangkan salah satu keunggulan bidang olahraganya berupa futsal”

“Diapresiasi Positip Kalangan Disdik”

Desain Teknik Gambar Bangunan.
Desain Teknik Gambar Bangunan.

Kepala Bidang “Pendidikan Menengah”  (Dikmen) pada Disdik kabupaten setempat, Cecep Firmansyah, M.Pd menyatakan apresiasi positip terhadap kiprah proses pendidikan diselenggarakan SMKN 9 Garut selama ini, sedangkan “Ujian Nasional” merupakan sub sistem dari peningkatan kualitas pendidikan.

Sub sistem tersebut, dinilai “paralel” dengan sub sistem lain, katanya.

Firmansyah juga antara lain katakan, peningkatan kualitas pendidikan pun kudu ditunjang memadainya kondisi sarana, dan prasarana pendidikan, ternyata tersedia pada SMKN 9 Garut.

Sarana Olahraga/Kesehatan yang Memadai.
Sarana Olahraga/Kesehatan yang Memadai.

Kemudian ketersediaan kualitas kompetensi tenaga pendidikan, dan kependidikan, ketersediaan pemenuhan kebutuhan buku-buku, dan memadainya proses pelatihan penerapan kurikulum 2013, bisa terpenuhi dengan baik.

Ungkapan senada dikemukakan pula  Kepala Seksi SMK Disdik Garut, Ikin Sodikin, S.IP, MM dan menyatakan pula dari 235 SMK Negeri, dan Swasta di seluruh kabupatennya, hanya terdapat enam SMK di antaranya bisa menyelenggarakan UNBK.

SMK Negeri 9 Garut Juga "Bisa"
SMK Negeri 9 Garut Juga “Bisa”

Keenam SMK ini, jauh sebelumnya memiliki kesiapan menyelenggarakan helatan tersebut. Lantaran ragam kesiapan perangkat penunjang, serta 2.680 sumber daya manusia calon pesertanya berkondisi “ready for us”

Totalitas 2.680 peserta UNBK SMK itu terdiri SMKN 1 Garut dengan 745 siswa peserta, SMKN 3 (346 siswa), SMKN 4 (444 siswa), SMKN 9 (357 Siswa), SMKN 10 (255 siswa), serta SMK YPPT (533 siswa).

Sedangkan keunggulan pelaksanaan UNBK ini, antara lain keamanan atawa kerahasiahan soal ujian lebih terjamin dibandingkan tak berbasis komputer.

Kemudian efisiensinya penyerapan anggaran pembuatan soal, sebab bisa langsung diakses melalui jaringan internet, serta jawaban soal dan informasi penting lain yang diperlukan bisa langsung diakses ke pusat, katanya kepada Garut News, menambahkan.

 

********