SMKN 12 Garut Prioritaskan Dua Program Unggulan

0
703 views
Tika Rostikasari, SP

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 04/08 – 2016 ).

Tika Rostikasari, SP
Tika Rostikasari, SP

Setiap seluruh jajaran pengelola “Sekolah Menengah Kejuruan Negeri” (SMKN) 12 Garut, Jawa Barat, pada tahun pelajaran 2016/2017 ini antara lain memprioritaskan pelaksanaan dua program unggulan.

Terdiri penyelenggaraan “Praktek Kerja Industri” (Prakerin), serta Kegiatan Kunjungan Indistri.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri Masyarakat pada lembaga pendidikan formal kejuruan tersebut, Tita Rostikasari, SP katakan, terdapat 115 siswanya melaksanakan Prakerin.

Kampus SMKN 12 Garut.
Kampus SMKN 12 Garut.

Meliputi 79 murid jurusan “Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura” (ATPH), 14 siswa jurusan Multi Media, serta 22 siswa jurusan teknik sepeda motor.

Mereka dari jurusan ATPH disebar di wilayah Kecamatan Cikajang, Cisurupan, Bayongbong, dan di wilayah Kecamatan Karangpawitan, berlangsung selama tiga bulan sejak 8 Agustus 2016 hingga 8 Nopember tahun ini, bersama empat pembimbing.

Sedangkan murid jurusan Multi Media melaksanakan Prakerin pada sejumlah lembaga penyiaran termasuk stasiun televisi, kemudian siswa jurusan Teknik Sepeda Motor disebar pada dealer di sepuluh lokasi.

Tita Rostikasari kepada Garut News di ruang kerjanya, Kamis (04/08-2016) juga mengemukakan, penyelenggaraan kunjungan industri selama ini, berbasiskan kegiatan praktek dan teori. Di antaranya dilaksanakan pada pabrikan industri sepeda motor di Bekasi, juga pada perakitan karasori jenis moda angkutan bus.

SMKN 12 Garut, ungkapnya mengembangkan pula formula bagi setiap seluruh anak didik tentang sangat pentingnya kedisiplinan, serta kejujuran.

Do'a, usaha, ikhtiar, dan tawakal, berkerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas, serta bekerja tuntas.
Do’a, usaha, ikhtiar, dan tawakal, berkerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas, serta bekerja tuntas.

Dengan tetap  konsisten pada komitmen mengembangkan kualitas Akhlakul Karimah pada setiap tahapan proses pembelajaran lembaga pendidikan teknik itu.

Sehingga diharapkan bisa melandasi keakhlian serta kualitas kompetensi setiap seluruh lulusan sekolah kejuruan menengah tersebut, sebagai tenaga siap pakai. Sekaligus berkemampuan bisa mengembangkan kreativitas dan inovasi kewirausahaan, dan kemandiriannya.

Dengan tetap berlandaskan ; do’a, usaha, ikhtiar, dan tawakal, berkerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas, serta bekerja tuntas, imbuh Tika Rostikasari, antara lain menambahkan.

 

********

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here