SMKN 1 Garut Dijadikan Pilot Proyek PLTS

0
21 views
Lebih Refresentatif dan Berestetika Tinggi.
Proyek Revitalisasi Perwajahan Kampus SMKN 1 Garut.

“Berdasar Penunjukan Kementerian ESDM”

Garut News ( Sabtu, 12/10 – 2019 ).

SMKN 1 Garut menargetkan sebelum Desember 2019 ini, mulai merealisasikan pilot proyek pengembangan produk piranti ‘Pembangkit Listrik Tenaga Surya’ (PLTS) yang mengubah energi surya menjadi energi listrik.

“SMKN 1 Garut dijadikan pilot proyek PLTS tersebut, berdasar penunjukan Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI,” ungkap Kepala Sekolah Menengah Kejuruan itu Drs H. Dadang Johar Arifin, MM.

Drs H. Dadang Johar Arifin, MM.

Kepada Garut News di ruang kerjanya, Sabtu (12/10-2019), juga mengemukakan institusinya mendapatkan ragam sarana pendukunya termasuk piranti penunjangnya.

Di antaranya 26 unit Sel Surya atau Solar Cell penunjang praktekum murid jurusan ‘energi terbarukan’ dibuka SMKN 1 Garut sejak tahun pelajaran 2018/2019 yang hingga kini merupakan satu-satunya SMK di Provinsi Jabar memiliki jurusan ini.

Diperoleh pula bantuan baterai penyimpan energi surya serta perangkat pendukung lainnya dari Subdit Perencanaan dan Program Dirjen Pendidikan Menengah dan Kejuruan pada Kementerian Pendidikan RI.

Salah Satu Sudut Kampus SMKN 1 Garut.

H. Dadang Johar Arifin optimis sedikitnya 144 murid SMKN 1 Garut jurusan energi terbarukan angkatan pertama dengan dua rombongan belajar, atau 72 murid pada masing-masing rombel. Bisa memproduk PLTS  berstandar kebutuhan potensi pangsa pasarnya.

Lantaran didukung pula kesiapan tenaga akhli SMKN 1 Garut dan konsultan tekniknya, sehingga pemanfaatan PLTS lebih murah dan efisien dibandingkan menggunakan energi listrik seperti biasanya.

Karena itu, terdapatnya jurusan energi terbarukan ke depan sangatlah tinggi prosfektif juga manfaat produk PLTS SMKN 1 Garut bisa dijual memenuhi desakan pemenuhan kebutuhan masyarakat terutama pada banyak daerah terpencil di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Suasana Belajar yang Kondusif.

Selain itu, setiap seluruh lulusannya pun dapat mewujudkan kemandirian menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, bahkan berpeluang pula melanjutkan ke lembaga perguruan tinggi ternama.

Sebelumnya agenda pembukaan jurusan baru dinilai sangat prosfektif ini, antara lain didasari ragam kajian maupun analisis.

Termasuk merupakan kematangan hasil konsultasi dengan banyak pihak dari lembaga resmi berkompeten, ungkap H. Dadang Johar Arifin.

Sedangkan pertimbangan lain dibukanya jurusan ini, di antaranya sebagai terobosan meningkatkan kualitas kompetensi SMKN 1 Garut, yang tak hanya memiliki beberapa jurusan dinilai mulai ‘jenuh’.

Selama ini SMKN 1 Garut, memiliki jurusan Akutansi, Administrasi Perkantoran, Managemen Bisnis, Multi Media, Teknik Komputer Jaringan, Farmasi, serta jurusan Analis.

Sarana Olahraga di Kampus SMKN 1 Garut yang Refresentatif.

“Prestasi 2019 SMKN 1 Garut”

Sedangkan pada 2019 ini, prestasi yang berhasil diraih SMKN 1 Garut antara lain juara pertama tingkat Provinsi Jawa Barat, di bidang seni pada ajang O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) atas nama Keisya murid kelas 12 juruan akuntansi.

Juga berhasil meraih runner-up maupun juara kedua pada tingkat Nasional di Lampung Sumatera Selatan. Pada 2019 juga gencar dibangun revitalisasi perwajahan SMKN 1 Garut yang lebih refresentatif juga berestetika tinggi.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here