SMK Gunungnagara Cisompet Wujudkan Geliat Ekonomi Masyarakat

0
10 views
Drs H. Dadang Johar Arifin, MM.
Wilayah Kecamatan Cisompet.

“Berhasil Didirikan Yayasan Dharma Tunggal”

Garut News ( Selasa, 09/07 – 2019 ).

SMK Swasta Gunungnagara yang berlokasi pada kawasan terisolir Cisompet, selain kini bisa semakin menggairahkan minat belajar lulusan SMP/Sederajat. Juga dapat mewujudkan geliat perekonomian produktif masyarakat sekitarnya.

Sedangkan sebelum lembaga pendidikan formal kejuruan tersebut didirikan pada empat tahun silam, sangat banyak penduduk setempat lulusan SMP/Sederajat yang terpaksa tidak melanjutkan pendidikannya.

“Lantaran untuk melanjutkan ke SLA harus ke Kecamatan Cisompet dan Pameungpeuk masing-masing berjarak tempuh sembilan kilometer, berkondisi topografi sulit dilalui,” ungkap Ketua Yayasan Dharma Tunggal Drs H. Dadang Johar Arifin, MM.

Lintasan jalan Desa/Perkampungan di Wilayah Kecamatan Cisompet.

Sehingga yayasan sosial yang bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan ini, berkepedulian mendirikan SMK Swasta di Kampung/Desa Gunungnagara. Dengan mengratiskan pendidikan selama satu tahun pada tahun pertama didirikannya pada empat tahun silam itu.

“Alhamdullillah, sekarang minat dan kesadaran belajar penduduk semakin meningkat, bahkan bisa sekaligus mewujudkan geliat ragam aktivitas perekonomian produktif masyarakat sekitarnya,” ujar Dadang Johar Arifin.

Kepada Garut News, Selasa (09/07-2019), katakan kini seputar luar lingkungan SMK Swasta Gunungnagara kian tumbuh berkembang pelaku usaha perdagangan berskala kecil dan menengah, juga mulai ada yang membuka usaha kos-kosan.

Latihan Olahraga Prestasi di Kampus SMKN 1 Garut.

Malahan nilai jual tanah pun menjadi meroket padahal sebelum SMK Swasta Gunungnagara didirikan, kondisi perkampungan dan desa tersebut “simpe” maupun sunyi-sepi dari ragam aktivitas perekonomian, apalagi pendidikan lanjutan.

Kini sedikitnya memiliki 400 murid dengan 12 kelas di atas tanah seluas 10,000 m2 dikelola 30 lebih tenaga pendidik dan kependidikan, yang menangani pula Jurusan Teknik Kendaraan Ringan, Akuntansi, serta Jurusan Multi Media.

“SMKN 1 Garut Miliki 72 Rombongan Belajar”

Berlatih Seni Budaya di SMKN 1 Garut.

Dadang Johar Arifin yang juga Kepala SMKN 1 Garut mengemukakan, lembaga pendidikan kejuruan negeri itu memiliki 72 rombongan belajar dengan 2.592 murid.

Mereka termasuk 864 murid di antaranya merupakan angkatan tahun pelajaran ini, yang setiap rombongan belajar terdapat 36 peserta didik.

Meski kini masih masa liburan sekolah, namun banyak peserta didik SMKN 1 Garut yang menyelenggarakan beragam kegiatan ektra kurikulum. Di antaranya berlatih maupun mengasah keterampilan bidang seni budaya, serta olahraga prestasi.

Pertemuan MKKS Hadapi Akreditasi SMK Swasta.

Kampus SMKN 1 Garut memiliki pula Sekretariat Kepengurusan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMK Kabupaten Garut.

Bahkan pada, Selasa (09/07-2019), berlangsung pertemuan persiapan menghadapi penyelenggaraan akreditasi bagi sekitar 48 SMK Swasta di kabupaten setempat.

Foto : Ist.

“Pertemuan diikuti para pengawas, UPTD, dan Kepala Cabang Dinas. Guna mematangkan ragam persiapan menghadapi Tim Akreditasi dari Provinsi Jawa Barat,” tutur Ketua MKKS Kabupaten Garut, Drs H. Dadang Johar Arifin, MM.

******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here