Smartphone Makin Membelenggu Ragam Lapisan Penduduk Garut

0
10 views
Meski Rumah Berkondisi Tak Layak Huni Namun Bisa Berkomunikasi Dengan Piranti Smarphone.

Oleh : John Doddy Hidayat

Masih Banyak Jamban Di atas Balong.

“Meski Rumah Tak Layak Huni Berkomunikasi Dengan Smartphone”

Garut News ( Kamis, 13/06 – 2019 ).

Nyaris berperasaan sama kian banyaknya orang menjadi resah dan gelisah jika tak menggenggam  smartphone miliknya, ternyata piranti tersebut juga semakin membelenggu ragam lapisan penduduk Kabupaten Garut hingga ke wilayah terpencil sekalipun.

Sangat ketergantungan ini,  lantaran mereka mudah menerima maupun mengirim pesan teks dan gambar, antara lain guna memenuhi kebutuhan pekerjaan atau sekadar hanya untuk bersenang-senang.

Sehingga pada laju pertumbuhan ‘Produk Domestik Regional Bruto’ (PDRB)  dari 20 lapangan usaha, informasi dan komunikasi yang paling tinggi kontribusinya 11,83 terhadap PDRB Garut 2017.

Fenomena ini, menunjukan pula banyaknya penduduk yang berbelanja piranti komunikasi di antaranya android merebak – marak hingga di desa dan perkampungan, meski banyak di mereka masih “Buang Air Besar Sembarangan” (BABS).

“Bahkan juga ironisnya, pada 2018 Kabupaten Garut termasuk sepuluh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, yang jumlah kematian bayinya tertinggi saat proses persalinan” (Sumber : Kabid Kesmas Dinkes Jabar, Sri Sudartini).

Masih 2017 ada 30 persen penduduk tersebar pada 292 Desa/Kelurahan di seluruh kabupaten berkondisi “Buang Air Besar Sembarangan” (BABS). Sebab dari 442 Desa/Kelurahan di kabupaten itu, baru terdapat 150 Desa/ Kelurahan di antaranya yang telah mendeklarasikan bebas BABS.

Sedangkan dari 292 Desa/Kelurahan itu, cakupannya yang bebas BABS mencapai 69 persen lebih, terdapat pula penduduk yang tak memiliki jamban atau septic tank, namun mereka ikut memanfaatkan jamban di rumah tetangga maupun milik saudaranya.

Maka yang perlu bersama digalakan justru pelaksanaan program “Sanitasi Total Berbasis Masyarakat” (STBM), di antaranya Stop BABS, mencuci tangan memakai sabun, dan mengelola sampah rumah tangga.

Agar gengsi gaya hidup ber smartphone idealnya bisa mencerdaskan antara lain mengakses ragam informasi bermanfaat, bukan sebaliknya malahan dapat menjadikan kedunguan yang permanen.

*********

Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here