SMAN 1 Garut Lebih Utamakan Kejujuran, Hasil Memuaskan

0
278 views

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Senin, 04/04 – 2016 ).

Kepala SMAN 1 Garut.
Kepala SMAN 1 Garut.

Penyelenggaraan “Ujian Nasional Berbasis Komputer” (UNBK) SMAN 1 Garut 2016 ini, lebih mengutamakan norma dan nilai kejujuran, dengan hasil atawa produk kelulusan yang lebih memuaskan dibandingkan sebelumnya.

Lantaran ragam kesiapan akademik terhadap 457 murid peserta UNBK tersebut, jauh sebelumnya gencar dilaksanakan dengan semaksimal mungkin.

Kepala SMAN 1 Garut H. Achdiat Kusdani, M.Pd katakan, justru yang kini menjadi obsesinya seluruh lulusan lembaga pendidikannya bisa diterima pada perguruan tinggi, sesuai dengan minat mereka masing-masing.

Salah-satu Penghargaan Tingkat Nasional.
Salah-satu Penghargaan Tingkat Nasional.

Menyusul selama ini pun, rata-rata 99 persen alumni SMA 1 Garut bisa diterima pada perguruan – perguruan tinggi negeri ternama, sebab memang disiapkan bisa terus melanjutkan pada jenjang pendidikan lebih tinggi.

Sedangkan satu persen lainnya, belum diketahui sehubungan tertundanya informasi yang diperoleh.

Sehingga kualitas jasa layanan prima dari setiap seluruh pengelola SMAN 1 Garut, termasuk tenaga pendidik dan kependidikannya, berhasil mendapatkan penghargaan “terbaik” 2015 dari Gubernur Jawa Barat.

Sedangkan pada penyelenggaraan UNBK tahun ini, ungkap Achdiat Kusdani, antara lain didukung lima server berikut cadangannya, dengan empat ruangan ber -AC, termasuk pemanfaatan jaringan 15 ribuan watt energi listrik dari kapasitas terpasang 23.500 watt.

Salah-satu Penghargaan Tingkat provinsi Jawa Barat.
Salah-satu Penghargaan Tingkat provinsi Jawa Barat.

Di antaranya guna memenuhi operasional 165 unit komputer pada UNBK tersebut, memenuhi 1/3 dari jumlah peserta, dan sepuluh persen jumlah komputer cadangan.

SMAN 1 Garut, juga selama ini kerap meraih pelbagai penghargaan, kejuaraan maupun prestasi mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga tingkat nasional

Kepala Seksi SMA pada Disdik kabupaten setempat, Lilis Mutiroh menambahkan, dari 90 SMA Negeri dan Swasta kemudian bisa menyelenggarakan UNBK hanya SMAN 1 Garut dengan 457 siswa peserta, serta SMAN 11 dengan 452 siswa peserta.

Mereka selama ini “concern” menyelenggarakan pelbagai persiapan, termasuk kegiatan simulasi, gladi bersih, serta koordinasi dengan institusi teknis terkait lainnya.

Berhasil Diraih SMAN 1 Garut.
Berhasil Diraih SMAN 1 Garut.

Sangat diharapkannya UNBK tahun ini, bisa membuahkan kesusksesan tanpa ekses, tak hanya mewujudkan kualitas lulusan bernilai akdemik bagus, melainkan juga berbudi pekerti serta berakhlak terpuji, sekaligus menjadikan lulusan yang sholeh.

“Pendidikan Tak Steril ‘Kepentingan'”

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat, Dr H. Asep Hilman mengakui pengelolaan dunia pendidikan khususnya di Indonesia mulai tingkat Sekolah Dasar atawa SD hingga perguruan tinggi, tak steril dari kepentingan.

Termasuk kepentingan politik, antara lain lantaran pelbagai komponen beserta elemennya pun berasal dari dunia pendidikan itu sendiri.

Sedangkan harapannya pada penyelenggaraan UN tahun ini, di antaranya bisa mewujudkan keunggulan dan kejujuran, tandasnya ketika didesak pertanyaan Garut News saat meninjau langsung titik bongkar sekitar 6,25 ton lembar soal UN SMA/SMK dan sederajat di pelataran halaman Disdik Kabupaten Garut, Jum’at sore lalu.

Kepala Seksi SMA Disdik Kabupaten Garut.
Kepala Seksi SMA Disdik Kabupaten Garut.

Kembali didesak pertanyaan seluruh soal UN berupa “multiple choice” maupun memilih jawaban, sehingga bisa membelenggu kecerdasan murid sebab pilihan jawaban soal ditentukan pembuatnya, Asep Hilman antara lain katakan masih terdapatnya keterbatasan sumber daya, jika memproduk soal yang jawabannya secara esay.

Namun dia tetap mengharapkan pelaksanaan UN tersebut, bisa mewujudkan prestasi dan kejujuran, katanya.

Titik bongkar Garut, lembar soal UN diangkut dua unit truk box, diberangkatkan dari Cikarang Bekasi dan tiba di Garut sekitar pukul 15.00. Kemudian secara simbolis segel dan kunci box tersebut dibuka Kadisdik Jabar antara lain didampingi Kadisdik Garut, juga dihadiri anggota DPRD Garut.

Sarana Penyelenggaraan UNBK SMAN 1 Garut.
Sarana Penyelenggaraan UNBK SMAN 1 Garut.

Dalam pada itu, 26.816 siswa SMA/SMK di Kabupaten Garut siap mengikuti Ujian UN dijadwalkan dilaksanakan mulai Senin (04/04-2016). Terdapat 3.901 siswa di antaranya peserta “Ujian Nasional Berbasis Komputer” (UNBK).

Disdik kabupaten setempat, juga menyiapkan sembilan sekolah sebagai tempat penyelengaraan UNBK. Terdiri SMKN 1 Garut dengan 745 siswa, SMKN 3 (346 siswa), SMKN 4 (444 siswa), SMKN 9 (357 siswa), SMKN 10 (255 siswa), SMK YPPT (533 siswa), SMAN 1 (457 siswa), SMAN 11 (452 siswa), dan MAN 1 Garut (312 siswa).

Kepala Disdik Garut, Mahmud katakan, jumlah sekolah penyelenggara UNBK meningkat dibandingkan tahun sebelumnya hanya tiga sekolah.

Ruang Steril Server SMAN 1 Garut.
Ruang Steril Server SMAN 1 Garut.

Namun, katanya, sekolah menyelenggarakan UNBK ini masih terbatas di kawasan perkotaan sebab terbentur sarana prasarana dibutuhkan. Terutama menyangkut jaringan internet belum menjangkau kawasan pelosok.

“Kita berharap tahun mendatang semua sekolah bisa menyelenggarakan UNBK. Tetapi itu pun bergantung kemampuan sekolahnya. Karena bagaimanapun juga, pihak sekolah mesti menyiapkan sarana penunjang. Misalnya, ketersediaan komputer sebanyak sepertiga jumlah siswa, serta jaringan listrik dan internetnya,” ungkap Mahmud.

Mahmud menyerukan sekolah dan para siswa untuk mengikuti UN dengan jujur dan fokus belajar. Lantaran nilai UN itu berpengaruh terhadap jenjang studi lanjutan. Kendati hasil UN tak berpengaruh terhadap kelulusan siswa.

Ruang Tunggu Sebelum Peserta UNBK SMAN 1 Garut, Memasuki Ruangan UNBK.
Ruang Tunggu Sebelum Peserta UNBK SMAN 1 Garut, Memasuki Ruangan UNBK.

Dia pun mengingatkan para siswa agar tak memercayai orang menawarkan bocoran kunci soal jawaban UN.

Khusus bagi pihak sekolah, mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan listrik, diharapkan mereka memersiapkan genset.

“Disdik melayangkan surat ke PLN dan meminta selama UN berlangsung tak ada pemadaman listrik. Khususnya di sekolah menyelenggarakan UNBK,” imbuhnya.

Selain itu, Disdik juga mengimbau setiap sekolah mengirimkan surat ke provider guna mengantisipasi kemungkinan terjadi gangguan jaringan internet.

Demikian pula berkaitan pengamanan peralatan komputer, pihak Disdik bekerja sama aparat kepolisian dan keamanan masing-masing sekolah.

Guru SMAN 1 Garut Dengan Humanis dan Komunikatif Bimbing Murid Seusai Mengikuti UNBK Hari Pertama.
Guru SMAN 1 Garut Dengan Humanis dan Komunikatif Bimbing Murid Seusai Mengikuti UNBK Hari Pertama.

Sedangkan pendistribusian soal UN, Mahmud menegaskan disebar pada masing-masing sekolah pada Jum’at begitu soal UN diterima di kantor Disdik Garut.

Pendistribusian soal ini, mendapatkan pengawasan dan penjagaan ketat aparat kepolisian. Dengan catatan, untuk SMA, naskah soal dibongkar lebih dulu di SMAN 11 Garut, untuk SMK di SMKN 1, dan untuk MA di MAN 1 Garut, katanya.

 

*******