SKPD Garut Sesalkan Konsistensi Agenda Sinkronisasi DPRD

0
14 views

Garut News ( Selasa, 11/11 – 2014 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Banyak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkab Garut mengeluhkan sinkronisasi anggaran terkait Rencana APBD 2015 dengan Badan Anggaran (Bangar) DPRD setempat terus molor.

Mereka juga menyesalkan mendadak-sontaknya dibatalkannya kegiatan sinkronisasi secara, tanpa pemberitahuan resmi.

Padahal selama ini bersusah payah menyiapkan dan membawa bahan materi pembahasan ke DPRD.

Pada Rabu (12/11/14) besok, bahkan bisa nyaris dipastikan seluruh kegiatan DPRD ditunda tanpa waktu pasti lantaran semua anggota dewan berencana menghadiri pembukaan Porda Jabar XII 2014 di Bekasi.

“Kita juga bingung. Kita siapkan bahan-bahan materinya ke dewan, tetapi sesampai di dewan, ternyata sinkronisasinya diundurkan. Padahal kita juga dituntut segera menyelesaikan masalah ini, juga masih banyak lagi pekerjaan lainnya,” kata salah seorang pejabat SKPD di gedung DPRD, Selasa (11/11/2014).

Dikemukakan, semestinya, pihak dewan melayangkan pemberitahuan resmi pembatalan sinkronisasi melalui surat agar terdapat kepastian mengenai alasan pembatalan, sekaligus penjadwal ulangannya.

Dalam pada itu, sejak pekan lalu, setiap hari ada beberapa pejabat SKPD lengkap dengan sejumlah staf datang mendatangi DPRD mengikuti sinkronisasi dengan Bangar.

Namun mereka terpaksa kudu kecewa sebab sinkronisasi dibatalkan.

Anggota Bangar Iden Sambas katakan, terus tertundanya sinkronisasi Bangar dengan SKPD sebab tak hadirnya unsur pimpinan DPRD.

Sehingga sinkronisasi terpaksa terus tertunda dan dijadwal ulang.

“Padahal sesuai kesepakatan, sinkronisasi Bangar dilangsungkan apabila dihadiri minimal satu pimpinan Dewan. Kalau pun tak bisa, pimpinan Dewan kudu memberikan mandat pada yang lain, ketua Komisi misalnya,” imbuh anggota Fraksi PKB itu.

Dia juga membenarkan para anggota dewan berencana menghadiri pembukaan Porda Jabar bersama bupati, wakil bupati, dan para pejabat lain.

“Bupati juga menginstruksikan semua SKPD hadir. Minimal 15 pegawai SKPD ikut deville, dengan catatan bukan bersifat memberikan pelayanan langsung,” katanya.

******

Noel, Jdh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here