Skandal Pencurian Siku Tower Hilangkan 1,7 Juta KWH

“Sejak Rabu (03/09-2014) pukul 17.00 bisa pulih kembali beroperasi”

Garut News ( Kamis, 04/09 – 2014 ).

Wahyudin.
Wahyudin.

Dugaan skandal “recehan” pencurian siku tower, ternyata berdampak sangat dramatis. Selain merugikan banyak pihak, dan sangat membahayakan keselamatan jiwa manusia.

Bahkan juga menyebabkan PLN kehilangan 17 MWE atawa 1,7 juta KWH pasokan energi listrik terpaksa tak bisa terjual pada para pelanggan.

Humas PLN UPJ Garut Wahyudin kepada Garut News, Kamis (04/09-2014) katakan, energi listrik tak bisa terjual tersebut bernilai Rp600 per KWH, dari pembelian Rp1.380 per KWH.

“Bisa bapak hitung sendiri total kerugian PLN,” ungkapnya.

Hati Kembali Menjadi Lega Lantaran Tower Bisa Kembali Berdiri.
Hati Kembali Menjadi Lega Lantaran Tower Bisa Kembali Berdiri.

Terkait terjadinya skandal pencurian besi siku tower A16 PLN, penyangga “Saluran Udara Tegangan Tinggi” (SUTT) 70 KV Sumadra-Pameungpeuk.

Mengakibatkan pemasok kebutuhan listrik ke Gardu Induk (GI) Pameungpeuk itu, rubuh atawa “tumbang” pada Rabu (27/08-2014) sekitar pukul 21.35 WIB.

Sehingga sedikitnya 73 ribu pelanggan di wilayah selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, juga sebagian pelanggan di Tasikmalaya, dan Cianjur mengalami pemadaman listrik lantaran rubuhnya sebuah tower PLN.

Beragam upaya perbaikan atawa menegakan kembali tower seberat lima ton berketinggian 30 meter, akhirnya membuahkan hasil.

Sehingga sejak Rabu (03/09-2014) pukul 17.00 bisa pulih kembali beroperasi.

“Karena itu, diharapkan seluruh lapisan maupun elemen dan komponen masyarakat, termasuk para pemangku kewajiban, bisa ikut serta berperan menjaga aset milik negara yang selama ini dikelola PLN,” imbuh Wahyudin, menyerukan.

Diharapkan pula, hendaknya jangan hanya menyalahkan PLN jika terjadi pemadaman listrik.

*******

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

Related posts

Leave a Comment