Situ Bagendit Nyaris Menyerupai Lapangan Sepakbola Raksasa

0
163 views

Fotografer : John Doddy Hidayat.

Garut News ( Senin, 26/10 – 2015 ).

Nyaris Menyerupai Lapangan Sepakbola Raksasa.
Nyaris Menyerupai Lapangan Sepakbola Raksasa.

Selain lantaran diranggas kemarau berkepanjangan, juga kian diperparah tak adanya pasokan air yang memadai.

Berdampak Situ Bagendit di wilayah Kecamatan Banyuresmi, Garut, Jawa Barat, kian berkondisi sangat memprihatinkan bahkan nyaris menyerupai lapangan sepakbola raksasa.

Menyusul kawasan objek wisata potensial tersebut, semakin sarat dipenuhi hamparan rerumputan, eceng gondok, dan teratai, sedangkan perairannya terus-menerus menyusut malahan menjadi mengering.

Agak ke tengah dari lokasi biasa dijadikan area lalu lintas rakit atawa sepeda air beroperasi pun, kini hanya berupa rawa kering mulai dipenuhi tanaman liar maupun semak belukar.

Sarat Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar.
Sarat Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar.

Kios acap menjadi wahana transit penumpang pada bagian tengah situ pun, sekarang hanya menyisakan bangunan serupa gubuk kosong. Beberapa meter dari sana, tampak pula rumpon-rumpon perangkap ikan nyaris menyerupai gundukan kayu bakar api unggun.

Demikian pula batang bambu menjala ikan kini serupa tiang bendera di tengah lapangan sepakbola.

Sehingga selain intensitas kunjungan wisatawan menurun drastis, juga aktivitas para nelayan pun terhenti sejak perairannya surut didera kemarau panjang tahun ini.

Padahal sebelumnya ragam aktivitas pencari ikan, baik dengan berjala atawa alat pancing merebak-marak, maupun tak pernah berhenti setiap harinya.

Kondisi ini, justru menjadikan Situ Bagendit menjadi sasaran pencari rumput. Memenuhi kebutuhan pakan ternak hewan jenis sapi, kerbau, domba, kambing atau kuda delman.

Kandaskan Ragam Moda Transfortasi Air.
Kandaskan Ragam Moda Transfortasi Air.

Kepala UPTD Situ Bagendit pada Disbudpar kabupaten setempat Heri Restu Heryana katakan, belakangan Situ Bagendit banyak dimanfaatkan pencari rumput. Bersamaan semakin meluasnya areal kering sarat ditumbuhi rerumputan.

“Sekitar 50 persen perairannya sekarang berkondisi kering, sisanya berupa lumput. Bagian situ kering ditumbuhi rumput, banyak memanfaatkannya untuk ternak,” ungkap Heri, Senin (26/10-2015).

Dikemukakan, luas Situ Bagendit mencapai sekitar 125 hektare. Namun biasa terairi hanya mencapai sekitar 80 hektare. Itu pun dipenuhi tanaman eceng gondok dan ribuan rumpon perangkap ikan.

Sejak airnya surut, tingkat kunjungan wisatawan ke Situ Bagendit menurun drastis menjadi hanya berkisar 160 pengunjung setiap pekan.

********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here