Sesumbar Bupati Naikan TPP Camat Menuai Pertanyaan

0
42 views

Garut News ( Kamis, 08/01 – 2015 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Sesumbar Bupati Garut Rudy Gunawan terkait kenaikan “Tambahan Penghasilan Pegawai” (TPP) PNS para camat menjadi Rp3 juta atawa meningkat dari semula Rp1,5 juta, menuai  banyak pertanyaan sejumlah kalangan.

Lantaran, selain tak jelas alasannya, kenaikan TPP tersebut disinyalir tak melalui pembahasan DPRD sebelumnya.

Peneliti pada Masyarakat Peduli Anggaran Garut (MAPAG) Haryono katakan, sewajarnya PNS mendapatkan TPP sebagai upaya peningkatan kesejahteraan.

Tetapi, diingatkan Haryono, pemberian TPP kudu jelas, sesuai Permendagri No. 21/2011 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Terdapat lima klasifikasi pemberian TPP. Di antaranya sebab beban kerja melampaui batas, berprestasi, kelangkaan profesi, dan keterjangkauan atau jarak tugas. Nah, di Garut ini, TPP cenderung hanya satu sektor yaitu beban kerja. Itu pun kriteria batas normalnya belum jelas,” ungkap Haryono, Kamis (08/01-2015).

kata dia, jika pemberian TPP dilakukan hanya atas dasar beban kerja, pemberiannya bukan bertumpu pada pejabat struktural melainkan juga pada mereka benar-benar memiliki beban tugas luar biasa berisiko cukup besar.

“Kita tak berharap TPP hanya menjadi beban biaya. Sebab banyak juga PNS berprestasi namun justru tak terperhatikan. Jangan sampai karena TPP ini, PNS terjebak beban struktural seakan-akan mereka masuk jabatan struktural itu berprestasi,” imbuhnya.

Mantan anggota DPRD Garut ini, khawatir pula hasil temuan BPK RI pada 2008 terkait dana TPP tak sesuai ketentuan menjadi konsideran.

Sehingga TPP akhirnya hanya menjadi beban APBD dan penghamburan anggaran.

“Sayangnya, temuan BPK RI ini malahan dilegalkan dengan munculnya Perbup Garut 491. Sehingga secara makro, TPP justru membebani APBD,” sesal Haryono.

Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Garut Alit Suherman pun, mengaku kaget dengan kenaikan TPP itu.

Lantaran, persoalan tersebut tak pernah dibahas dengan DPRD dalam penyusunan APBD Garut 2015.

“Saya juga kaget dengan pernyataan itu. Soalnya, masalah ini seingat saya enggak pernah dibahas dengan dewan,” katanya.

Keputusan kenaikkan TPP disampaikan Rudy saat melantik sejumlah pejabat, Selasa (06/01-2015). Saat itu, Rudy menegaskan, mulai bulan ini TPP para camat dinaikkan dari Rp1,5 juta menjadi Rp3 juta, sesumbar bupati.

********

Noel, jdh.