Seruan Kebersihan Dilengkapi Foto Bupati/Wabup Belum Digubris

“Kepala DLHKP : Kendati pelbagai spanduk imbauan buang sampah tepat tempat, dan waktunya dilengkapi foto Bupati dan Wakil Bupati Garut terpampang di berbagai tempat”

Garut News ( Sabtu, 12/04 – 2014 ).

Ilustrasi. ( Foto : John Doddy Hidayat ).
Ilustrasi. ( Foto : John Doddy Hidayat ).

Banyak petugas armada angkutan sampah di lingkungan “Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan” (DLHKP) Kabupaten Garut menyesalkan kondisi akses ruas badan jalan menuju “Tempat Pembuangan Akhir” (TPA) Sampah Pasir Bajing di Kecamatan Banyuresmi, rusak berat.

Mereka kemukakan, akses jalan rusak tersebut, selain menghambat kelancaran pengangkutan sampah ke TPA, juga mengakibatkan kendaraan armada angkutan cepat rusak.

Tak memadainya sarana akses jalan menuju TPA Pasirbajing, terutama dirasakan pada musim hujan saat ini.

“Saya dan rekan-rekan sopir angkutan sampah lain kerap menjadi sasaran. Padahal saya siap angkut sampah siang maupun malam. Tetapi mau bagaimana lagi kalau kendaraannya tak memadai? diperparah jalan ke TPA rusak. Kalau dibiarkan, kendaraan juga bakal cepat rusak,” ungkap Maman(50), seorang sopir armada angkutan sampah, Jum’at (11/04-2014).

Karena itu, Maman berharap akses jalan menuju TPA Pasirbajing segera diperbaiki agar pengangkutan sampah berjalan lancar.

Kondisi kendaraan angkutan sampah pun tak cepat rusak, katanya.

Kepala DLHKP, Toni Tisna Somantri didampingi Kabid Kebersihan Iwan Trisnadiwan mengakui akses jalan menuju TPA Pasirbajing kudu segera diperbaiki demi kelancaran pengangkutan sampah ke TPA.

Bahkan perlu juga dilakukan perbaikan keermeerr, serta pembangunan saluran air (drainase), dan sarana air bersih.

“Keermer jebol di sana perlu dibangun kembali, termasuk saluran air kini tak berfungsi. Di sana juga perlu dibangun sarana air bersih. Di sana kan ada mushola, tapi enggak ada airnya,” katanya.

Dikemukakan, pada 2014 ini, Pemkab Garut berencana memerluas area pembungan sampah di TPA Pasirbajing sekitar satu hektare.

Dia berharap perluasan area bisa memaksimalkan dan memerpanjang usia penggunaan TPA Pasirbajing selama satu hingga dua tahun ke depan.

“Perluasan terakhir pada 2012 lalu, sekitar tiga hektare. Tahun ini, rencananya diperluas kembali sekitar satu hektare,” katanya pula.

Diakuinya, tingkat kesadaran masyarakat pengelolaan sampah, khususnya membuang sampah tepat tempat dan waktu masih kurang.

Kendati pelbagai spanduk imbauan buang sampah tepat tempat dan waktunya dilengkapi foto Bupati dan Wakil Bupati Garut terpampang di berbagai tempat.

Bahkan kampanye Jum’at sebagai Hari Kebersihan pun, pelaksanaannya masih belum efektif.

Kegiatan Jum’at Bersih masih sebatas di kalangan pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkungan Pemkab Garut.

******

Noel, JDH.

Related posts