Seratus Lebih Lulus Seleksi CPNS Terganjal Persyaratan

Garut News ( Senin, 05/05 – 2014 ).

Asep Sulaeman Farouq. (Foto : John Doddy Hidayat).
Asep Sulaeman Farouq. (Foto : John Doddy Hidayat).

Seratusan lebih “Calon Pegawai Negeri Sipil” (CPNS) asal “Tenaga Kerja Kontrak Kategori 2” (TKK-K2) di lingkungan Pemkab Garut, meski lulus seleksi penerimaan CPNS 2013, tetapi dipastikan kandas tak bisa diangkat menjadi PNS.

Mereka sebagian lantaran tak bisa memenuhi berkas-berkas persyaratan ditentukan “Badan Kepegawaian Negara” (BKN).

Sebagian lagi disebabkan mengundurkan diri beralasan serupa.

“Pencoretan, dan mengundurkan diri itu kasusnya nyaris sama. Mereka tak bisa memerlihatkan berkas atawa syarat ditentukan BKN pada pengangkatan PNS,” kata BKD setempat, Asep Sulaeman Farouq, Senin (05/05-2014).

Kata dia, jumlah CPNS TKK-K2 gagal diangkat bisa lebih banyak lagi.

Lantaran proses verifikasi faktual CPNS TKK-K2 masih terus berlangsung hingga 31 Mei mendatang, katanya.

“CPNS TKK-K2 dicoret, dan mengundurkan diri ada seratus lebih. Saya belum bisa menyebutkan angka pastinya. Namun kemungkinan jumlahnya terus bertambah,” katanya pula.

Dikemukakan, mereka itu kebanyakan CPNS tak bisa memerlihatkan absensi atawa tanda kehadiran kerjanya, terus menerus selama tercatat sebagai TKK.

Kebanyakan absensinya terputus-putus.

“Misalnya, CPNS itu masuk kerja, dan keluar beberapa bulan atawa tahun. Lalu ketika ada tes CPNS, dia masuk lagi, dan ternyata lolos. Nah, CPNS seperti ini banyak mengundurkan diri dan dicoret,” ungkap Asep, juga Sekretaris Tim Verifikasi Pemkab Garut tentang CPNS TKK-K2 ini.

Sebelumnya, sebanyak 1.285 TKK-K2 dinyatakan lulus seleksi CPNS TKK-K2/2013.

Namun belakangan, banyak di antara mereka dinilai tak berhak, dan tak layak lulus seleksi CPNS.

Disinyalir terjadi kecurangan, dan manipulasi data TKK-K2, katanya.

******

Noel, Jdh.

Related posts