Sepakbola Garut Bakal Mulai Kembali Menggeliat

by

Garut News ( Rabu, 27/08 – 2014 ).

Foto Bersama, Jum’at (20/04-2014).Foto : John Doddy Hidayat.
Foto Bersama, Jum’at (20/04-2014).Foto : John Doddy Hidayat.

Pasca lebih satu dasa warsa vakum, kini “asa” atawa harapan “menggeliat” bahkan bakal bangkitnya sepakbola di Garut kembali mengemuka.

Menyusul akan digelarnya Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) PSSI Cabang kabupaten setempat, 31 Agustus 2014 mendatang.

Pada Muscablub tersebut,  dipilih Ketua Pengcab PSSI Garut berikut pengurus.

Memang sejak sepuluh tahun lebih Pengcab PSSI Garut vakum lantaran posisi Ketua Pengcab tersangkut kasus hukum, kata Tenaga Teknis Pengurus “Persatuan Sepakbola Indonesia Garut” (Persigar) Omas Maskawan, Senin (25/08-2014).

Kata dia, pada Muscablub pemilihan Ketua Pengcab PSSI Garut akan ditentukan 34 klub dari 40 klub sepakbola masih aktif di Kabupaten Garut.

Sedangkan proses verifikasi terhadap klub sepakbola peserta Muscablub dilakukan Juni lalu.

Hasilnya dari sebanyak 40 klub terdaftar di Pengcab PSSI Garut ternyata terdapat enam klub tak aktif lagi, dan tak bersedia lagi aktif.

Sehingga dinyatakan aktif 34 klub, katanya.

Omas katakan, Muscablub PSSI Garut digelar Komite Normalisasi dari PSSI Pemprov Jawa Barat dibantu tenaga teknis.

Komite Normalisasi ditunjuk PSSI Pemprov Jawa Barat, yakni Dedi Suryadi juga Ketua Persigar, dan Oyon Bendaraha Persigar.

“Jadi Muscablub PSSI nanti ditangani Pak Dedi Suryadi, Pak Oyon, serta saya pribadi Tenaga Teknis. Kebetulan Pak Dedi dan Pak Oyon merupakan pengurus Pemprov Jawa Barat, katanya pula.

Menjelang pelaksanaan Muscablub, sejumlah nama pun bermunculan, mereka digadang-gadang bisa menjadi calon ketua.

Antara lain Ketua Kadin Garut Deden Sofyan, Sekretaris II KONI Garut Rizal Syam, Direktur PDAM Tirta Intan Garut Doni Suryadi, Deden Rohim, dan Amirudin Latif.

Bahkan Bupati Garut Rudy Gunawan, dan Wabup Garut Helmi Budiman juga digadang-gadang menjadi balon kuat Ketua Pengcab PSSI Garut tersebut.

Kita serahkan saja pada peserta Muscablub.

Siapapun orangnya, yang penting kudu peduli terhadap persepakbolaan di Garut. Dia memahami dunia sepak bola dan pekerja keras, imbuh Omas.

*******

Noel, Jdh.