Seorang Penduduk Garut Dinyatakan Negatif Covid-19

0
8 views
Ricky Rizki Darajat, SH 'Concern' Sampaikan Keterangan.
Ilustrasi. Tolak Virus Corona.

Garut News ( Jum’at, 13/03 – 2020 ).

Seorang berkondisi ‘Pasien Dalam Pengawasan’ (PDP) asal Kabupaten Garut yang sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dinyatakan negatif virus corona (Covid-19).

Pria berusia 42 tahun juga sempat diperiksa di ruang isolasi khusus corona RSU dr Slamet Garut itu, diperbolehkan bisa pulang ke rumahnya.

Demikian dikemukakan Juru Bicara Tim Penanganan Infeksi Emerging Covid-19 kabupaten setempat, Ricky Rizki Darajat, SH pada Kamis (12/03-2020).

“Berdasar informasi dari rumah sakit, dan Dinas Kesehatan, penduduk Garut yang menjadi PDP terkait virus corona tersebut, dipastikan negatif. Tak terjangkit virus corona. Keluhan sakit dirasakan pasien ini flu, bukan lantaran virus corona, namun jenis virus lain. Yang bersangkutan pun diperbolehkan bisa pulang dari RSHS,” katanya.

Dikemukakan, berkenaan seorang tenaga kerja asing (TKA) pada sebuah pabrik
manufaktur Garut yang sempat menjalani medical check up pun sebab ditakutkan sejumlah warga terpapar virus corona, yang bersangkutan dipastikan sehat. Tak ada gejala sakit, apalagi terjangkit virus corona, katanya pula.

Warga Garut yang menjadi PDP terkait virus corona itu masuk ke RSU dr Slamet Garut pada Ahad (08/03-2020) sekitar pukul 21.00 WIB, setelah sempat diperiksa di sebuah klinik swasta Garut Kota. Pasien kemudian dirujuk ke RSHS untuk perawatan lebih lanjut sekitar tengah malam.

Pasien tercatat sebagai PDP karena memiliki riwayat perjalanan dicurigai terdapat kontak dengan orang terjangkit virus corona. Apalagi yang bersangkutan baru pulang bekerja di Macau Cina.

Dia diketahui pulang dari Macau, dan sampai di Indonesia melalui Bali pada 28 Februari 2020. Pada 29 Maret, melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta, dan Surabaya. Kemudian tiba di Garut pada 7 Maret.

Pasien datang berobat dengan keluhan mirip gejala pasien terjangkit virus corona, antara lain mengalami batuk, demam tinggi, dan sesak napas.

Sedangkan TKA asal Cina di sebuah pabrik Garut yang menjalani medical chek cup, dikhawatirkan sejumlah warga terpapar virus corona lantaran yang bersangkutan diketahui sempat pulang ke negaranya mengikuti perayaan Imlek selama hampir dua pekan.

Meski, yang bersangkutan lolos dari pemeriksaan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), dan dinyatakan sehat dengan mendapatkan kartu kewaspadaan kesehatan (Healt Alert Card/HAC).

Pria ini berangkat ke negaranya pada 17 Januari 2020, dan tiba kembali di Indonesia pada 31 Januari 2020.

*******

Abisyamil, JDH/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here