Semakin Mendesak Segera Digelar Operasi Pasar “Gusir”

0
14 views

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Selasa, 31/05 – 2016 ).

H. Dayat Bersama Akhmad Wahyudin.
H. Dayat Bersama Akhmad Wahyudin.

Hingga Selasa (31/05 – 2016 ) ini, sepekan menjelang Puasa Ramadlan 1437 H ternyata harga eceran “gula pasir” atawa Gusir di Pasar Ciawitali Guntur, Garut, Jawa Barat, masih bertengger pada Rp15 ribu per kilogram. Lantaran di tingkat distributor harganya Rp13.600 per kilogram.

Padahal setiap hari omset pejualan jenis komoditi tersebut di pasar itu mencapai sekitar tiga ton, sehingga semakin mendesak bisa segera digelar operasi pasar jenis mata dagangan ini.

Pasar Ciawitali Guntur.
Pasar Ciawitali Guntur.

Kepala UPTD Pasar pada Disperindag kabupaten setempat H. Dayat, S.Sos didampingi Kepala Subag Tata Usaha Akhmad Wahyudin, SE katakan, perlu secepatnya diselenggarakan operasi pasar Gusir. Sebab diperkirakan tiga hari menjelang Puasa Ramadlan, harga setiap seluruh kebutuhan pokok bisa mengalami kenaikan mencapai 50 persen.

“Diprediksi pada Sabtu – Ahad (04-05/06-2016) bisa terjadi lagi kenaikan harga sembilan bahan pokok dan kebutuhan masyarakat lainnya, karena permintaan lebih besar daripada persediaan (suplay-demand),” ungkapnya kepada Garut News di ruang kerjanya, Selasa (31/05-2016).

Sehingga H. Dayat beserta Akhmad Wahyudin berpendapat, berdasar pengalaman selama ini juga menunjukkan, sepekan menjelang Puasa Ramadlan selalu terjadi kenaikan harga, kemudian sepekan pertama pada Puasa Ramadlan kondisi harga bisa kembali relatif normal.

Namun kenaikan harga kembali merangkak pada sepekan menjelang Lebaran Idul Fitri, yang bisa kembali normal pada sepuluh hari setelah Lebaran Idul Fitri.

Karena itu, kegiatan operasi pasar Gusir, serta jenis komoditi lainnya tertumpu harapan dapat membantu upaya menstabilkan harga, meski senantiasa diharapkan pula kendati terjadi kenaikan harga tetapi tak berlangsung signifikan.

Mereka pun katakan, sejak tiga hari lalu hingga hari ini sepekan menjelang Puasa Ramadlan, harga telur menjadi meroket dari semula Rp18.500 per kilogram menjadi Rp22 ribu per kilogram.

Disusul mata dagangan kelapa parut kini mencapai Rp14 ribu per kilogram, padahal semula bisa diperoleh dengan harga Rp8 ribu per kilogram.

Sedangkan harga kelapanya kini berkisar Rp3.000 hingga Rp4.000 per buah dari semula Rp2.000 per buah, selanjutnya harga daging sapi Rp100 ribu per kilogram dengan omset penjualan pada 48 kios pedagang daging sapi di Pasar Ciawitali Guntur, setiap harinya mencapai empat ton.

Diperkirakan pula perputaran uang dari setiap seluruh omset penjualan ragam komoditi di Pasar Ciawitali Guntur, setiap harinya bisa mencapai diatas Rp10 miliar.

*******