Semakin Mendesak Segera Dibangun “Kanal” Gantikan Drainase

0
42 views

Garut News ( Selasa, 14/05 – 2015 ).

Effendi.
Effendi.

Di Kabupaten Garut termasuk pada setiap seluruh kiri dan kanan lintasan ruas badan jalan, kini semakin mendesak bisa segera dibangun “kanal” atawa sungai menggantikan drainase maupun saluran air.

Lantaran selama ini nyaris pada seluruh lintasan ruas badan jalan tersebut, menyerupai aliran sungai akibat derasnya luapan air dari drainase, setiap diguyur hujan deras.

Menyusul selain kapasitas drainase pada kiri dan kanan jalan raya tak memadai, juga diperparah endapan lumpur serta tumpukan beragam jenis sampah, bahkan daya dukung resapan air sangat kurang. Disebabkan banyak didirikannya komplek perumahan termasuk alih fungsi lahan.

A'us Wahyudin.
A’us Wahyudin.

Fenomena tersebut, diakui pelbagai kalangan termasuk Kepala Bidang Pemeliharaan pada Dinas Bina Marga kabupaten setempat, Effendi serta Kepala UPTD Dinas Bina Marga Kecamatan Tarogong, A’us Wahyudin.

Kepada Garut News, Selasa (14/04-2015), mereka katakan pada triwulan pertama 2015 ini antara lain memprioritaskan pemeliharaan “Daerah Milik Jalan” (Damija), Saluran serta Bahu jalan.

Termasuk kegiatan kontraktual tambal-sulan jalan sejauh 40 km lebih, ungkapnya.

Bahkan kegiatan itu juga gencar dilaksanakan sejak awal Februari, dan Maret 2015, namun kapasitas drainase tak lagi memadai menjadi penyebab terjadinya luapan air hingga menggenangi lintasan ruas badan jalan.

Kondisi irigasi melintasi kawasan Cipanas pun, dinilai perlu segera dilakukan pembersihan dari tumpukan endapan lumpurnya.

Terdapat banyaknya pembangunan perumahan termasuk di Bojong Anggrek. Juga menyebabkan sangat berkurangnya daya serap air ke dalam tanah.

Sehingga dinilai perlu dilakukan pembangunan kanal lantaran kian menjadi kebutuhan mendesak, meski berbiaya mahal termasuk diperlukan dana pembebasan tanah hingga bermuara di Sungai Cimanuk.

********

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.