Seluruh TKA di Garut Memiliki Posisi Penting

0
73 views
Ilustrasi.

“Penempatan/Penyerapan Lapangan Pekerjaan Hanya 34 Persen”

Garut News ( Rabu, 17/01 – 2018 ).

Ilustrasi.

Seluruh “Tenaga Kerja Asing” (TKA) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, memiliki posisi penting pada perusahaannya masing-masing.

Terdiri sebagai kuality control manager, marketing manager, factory manager, planing manager, serta sebagai direktur keuangan.

Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja pada “Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi”(Disnakertrans) kabupaten setempat, Arief Rachman, S.Sos katakan, dari 17 TKA tersebut terdapat sepuluh di antaranya bekerja pada pabrik sepatu di wilayah Kecamatan Leles, mereka berasal dari Korea Selatan.

Sedangkan tujuh TKA lainnya, tersebar pada perusahaan Sea Wordl International, Indo Cahaya Abadi, serta Mega Rejeki Alam bergerak dibidang peternakan ayam, katanya kepada Garut News, Rabu (17/01-2018).

Terdapat pula TKA asal Republik Filipina, dan seluruh perusahaan mereka bekerja memiliki izin bisa memerkerjakan tenaga asing, katanya pula.

“Penempatan/Penyerapan Lapangan Pekerjaan Hanya 34 Persen”

Dalam pada itu penempatan, dan Penyerapan lapangan pekerjaan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sepanjang 2017 hanya bisa mencapai 34 persen atau 7.976 tenaga kerja dari sekitar 23.000 pencari kerja.

Arief Rachman pun katakan, terdapat jumlah lowongan tersedia dari perusahaan 4.082 jabatan.

Baru teralokasikan penempatan yang tercatat per November 2017 sebanyak 2.564 tenaga kerja, sedangkan untuk penyerapannya 5.412 tenaga kerja, ungkapnya.

Dikemukakan, penempatan dan penyerapan lapangan pekerjaan mencapai 7.976 tenaga kerja tersebut, terdiri penempatan pada lapangan pekerjaan dalam negeri 2.231 tenaga kerja masing-masing 492 laki – laki, dan 1.739 perempuan.

Kemudian penempatan pada lapangan pekerjaan luar negeri 293 tenaga kerja, terdiri 83 laki-laki, serta 210 perempuan. Serta penempatan pada pemagangan 40 tenaga kerja masing-masing 20 laki – laki dan perempuan.

Sedangkan penyerapan lapangan pekerjaan pada kegiatan padat karya 5.040 tenaga kerja seluruhnya kaum laki – laki. Disusul penyerapan tenaga kerja pada kegiatan wirausaha/siap pakai 372 tenaga kerja terdiri 282 laki-laki dan 90 perempuan.

Mereka 60 persen di antaranya lulusan SMA/SMK dan sederajat, 30 persen lulusan SD dan SMP, serta 10 persen lulusan diploma dan S1.

Dikatakan, kegiatan wirausaha/siap pakai sebagai kelompok yang dibina diselenggarakan selama 2017 sebanyak 372 terdiri 382 laki – laki dan 90 perempuan itu, dinilai masih minim lantaran keterbatasan anggaran.

Menurut dia, dipastikan masih banyak para pencari kerja selama 2017 yang telah mendapatkan lapangan pekerjaan, namun tak tercatat lantaran tak melaporkannya ke Disnakertrans, katanya.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here