Sekurangnya 218 Kuda Peroleh Layanan Kesehatan Gratis

by

Garut News ( Rabu, 26/03 – 2014 ).

RM. Iman Budiman. (Foto: John Doddy Hidayat).
RM. Iman Budiman. (Foto: John Doddy Hidayat).

Sekurangnya 218 kuda sebagian besar kuda penghela, atawa penarik moda angkutan delman di Garut, Jawa Barat, mendapat jasa layanan kesehatan gratis.

Diselenggarakan Jajaran Bidang Keswan dan Kesmavet Disnakanla kabupaten setempat, sejak 25-27 Maret 2014.

Kabid Keswan Kesmavet, Ir RM Iman Budiman kepada Garut News di ruang kerjanya, Rabu (26/03-2014), katakan helatan jemput bola dilaksanakan pihaknya itu, antara lain bertujuan memotivasi pengemudi, dan pemilik delman agar senantiasa berupaya mewujudkan kesejahteraan hewan.

Lantaran, selama ini kerap terdapat kuda sakit, tetapi tetap dipaksa bekerja menarik delman.

Foto: John Doddy Hidayat.
Foto: John Doddy Hidayat.

Selain itu, kerap terdapat kuda lecet, kurus, influensa, juga berkaki pincang, tetapi tetap dipaksa bekerja, tanpa mendapat upaya penyembuhan atawa pengobatan, katanya.

Bahkan ungkap Iman Budiman, terdapat kuda tua berusia 12 tahun masih dipaksa bekerja.

Pengobatan gratis, di antaranya berupa pemberian suntikan anti biotik, penyuntikan vitamin, pemberian obat cacing, penyemprotan pada kuda abses atawa lecet.

Setiap kuda, juga mendapat kartu daftar pelayanan, layaknya pasien di Puskesmas, antara lain ditangani dokter hewan, katanya pula.

Di Rancabango Tarogong, sebanyak 104 kuda mendapat jasa layanan kesehatan ini, kemudian pada lokasi Suci Karangpawitan, Jl. A. Yani, serta pada Jalan Guntur, sebanyak 114 kuda mendapat jasa layanan kesehatan.

Foto: John Doddy Hidayat.
Foto: John Doddy Hidayat.

Kegiatan serupa segera dilaksanakan di wilayah Kecamatan Wanaraja.

Selain pengobatan gratis, diselenggarakan pula penyuluhan pemeliharaan kesehatan hewan.

Bahkan terdapat pula jenis kuda pacu, peroleh pengobatan gratis ini.

Kegiatan mendapat respon sangat bagus dari pemilik dan kusir delman tersebut, diharapkan pula bisa memotivasi pengelola jenis moda angkutan penumpang ini, imbuh Iman Budiman, menyerukan.

******

John.