Seksi Pemeliharaan Jalan Kabupaten/Desa : DIRGAHAYU LXXI REPUBLIK INDONESIA

0
7 views

a5Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan Kabupaten, dan Desa Pada Dinas Bina Marga Kabupaten Garut, Sutadi Sukarya, S.Ip, M.Si.

Bersama Setiap Seluruh Keluarga Besar Personil Maupun Staf Seksi Pemeliharaan jalan Kabupaten, dan Desa di kabupaten setempat.

Menyampaikan :

Dirgahayu LXXI Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2016.

“Mengajak kita berpikir, dan menyadari arti kemerdekaan tak hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga untuk sesama rakyat di seluruh Indonesia”.

 

Memeriksa Piranti Laboratorium Tekanan Gandar Konstruksi Hotmix.
Sutadi Sukarya, Memeriksa Piranti Laboratorium Pengukur Tekanan Gandar Konstruksi Hotmix.

Antara lain dikemukakan Sutadi Sukarya, lintasan By Pass Kubang juga mendapat sentuhan prioritas kegiatan pemeliharaan, kemudian lintasan jalan menghubungkan Cibatu – Sukamerang – Sasak Beusi, Cibatu – Cihuni, Cihuni – Wanaraja, Wanaraja – Garut. Juga lintasan jalan Garut – Samarang – Panunjuk – Bayongbong, dan Salamanjah – Kadungora.

Sedangkan biayanya bersumber dari dana rutin pemeliharaan, sehingga hanya berupa kegiatan “tambal sulam”.

Hanya dengan kegiatan tambal sulam, lantaran dana tersedia sangat terbatas. Semestinya kegiatan pemeliharaan bisa mencapai panjang jalan kabupaten 830 kilometer dengan alokasi dana diperlukan sedikitnya Rp35 miliar.

Tetapi pada tahun anggaran 2016 ini, mendapatkan alokasi APBD untuk pemeliharaan hanya Rp4 miliar. Maka terpaksa diperuntukan bagi jalan sepanjang 115 kilometer.

Padahal, masih banyak pula jalan kabupaten berkondisi habis umur rencananya, yang tak bisa lagi disentuh kegiatan pemeliharaan, melainkan seharusnya dengan peningkatan, juga dikemukakan Kepala Dinas Bina Marga, Eded K. Nugraha.

Piranti Laboratorium Pengukur Tekanan Gandar Konstruksi Beton Bertulang.
Piranti Laboratorium Pengukur Tekanan Gandar Konstruksi Beton Bertulang.

Dikatakan pula, berdasar inspeksi kondisi terdapat kerusakan 7,6 km ruas jalan berkonstruksi hormix, disusul 1,5 kilometer berkonstruksi beton, 157,71 kilometer jalan konstruksi lapisan penetrasi (lapen).

Serta sejauh 76,88 kilometer jalan berbatu juiga berkondisi rusak, sehingga total kerusakan jalan sekarang mencapai 242,94 kilometer, atawa 29,31 persen dari seluruh panjang jalan kabupaten, ungkapnya.

Maka yang berkondisi baik, dan sedang sepanjang 586,01 kilometer maupun 70,69 persen, terdiri 354,56 kilometer berkondisi baik, serta 231,45 kilometer berkondisi sedang.

*********