Sekda Garut Apresiasi Inovasi Laskar ‘Sapake’ Puskesmas Bayongbong

0
48 views
Sekda Garut Menyimak Tuntas Detailnya Penjelasaan Kepala UPT Puskesmas DTP Bayongbong.
Hj. Eulis Dahniar, M.Kes Presentasikan Inovasi Laskar Sapake.

“Gencar Kembangkan Tanaman Obat Keluarga”

Garut News ( Senin, 25/11 – 2019 ).

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Ir H. Deni Suherlan, M.Si mengapresiasi positip  inovasi ‘Laskar’ (Pejuang) ‘Sapake’ (Santri Peduli Akan Kesehatan), yang kini semakin konsisten gencar direalisasikan oleh seluruh jajaran UPT Pukesmas DTP Bayongbong.

“Terlebih lagi juga kian masif mengembangkan tanaman obat keluarga dengan secara maksimal memanfaatkan setiap jengkal tanah yang tersedia,” ungkap Sekda Deni Suherlan.

Humanis Membangun Komunikasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Dia pun meyampaikan dukungannya terhadap delapan mekanisme berbasiskan Inovasi Laskar Sapake tersebut, imbuhnya seusai mendapatkan penjelasan detail dari Kepala UPT Puskesmas DTP Bayongbong,  Hj. Eulis Dahniar, M.Kes pada Senin (25/11-2019).

Sedangkan detailnya penjelasan diperoleh Sekda itu, ketika mengunjungi langsung anjungan UPT Puskesmas DTP Bayongbong di pelataran Gedung Pendopo pada rangkaian helatan Expo Inovasi Pelayanan Publik Kabupaten Garut 2019.

Berlangsung Pula Dialogis yang Komunikatif.

Eulis Dahniar secara rinci katakan, kedelapan potensi daya dukung Inovasi Laskar Sapake ini terdiri Sosialisasi ‘Pos Kesehatan Pesantren’ (Poskestren), Survey Mawas Diri, Musyawarah Santri Pesantren.

Kemudian Kesepakatan Santri (terkait upaya pemenuhan kebutuhan dana sehat pesantren), Pelaksanaan Penyuluhan, Peran Laskar Sapake di Pesantren, Santri Peduli Sehat, serta Media Komunikasi Santri.

Senantiasa Siaga, dan Kerap Turun Gunung Memberikan Pelayanan Kesehatan Masyarakat.

Sedangkan mengenai upaya pengembangan tanaman obat keluarga, selama ini antara lain secara masif digarap para Santri Pontren Hidayatul Faizin Cikedokan.

Keterampilan mereka pun seringnya menjadikan duta perwakilan berbagi pengalaman atas undangan sebagai nara sumber di antaranya hingga ke Kabupaten/Kota Bogor.

Dalam pada itu, UPT ‘Dengan Tempat Perawatan’ (DTP) Puskesmas Bayongbong memiliki wilayah operasional kinerjanya menjangkau delapan desa.

Failitas kesehatan ini pun, memiliki 29 sarana tempat tidur termasuk pada fasilitas Poned, serta pada instalasi ‘Unit Gawat Darurat’. Selain selama ini ‘concern’ memberikan pelayanan kesehatan kepada penduduk wilayah Kecamatan Bayongbong.

Juga kerap mendapatkan kunjungan berobat warga dari wilayah Kecamatan Cisurupan, Samarang, Kecamatan Sukaresmi, bahkan dari wilayah lainnya.

Setiap harinya rata-rata 85 persen tempat tidur dimanfaatkan pasien rawat inap, sedangkan pasien rawat jalan rata-rata setiap hari terdapat 150 pengunjung. Umumnya dengan keluhan ‘Insfeksi Saluran Pernapasan Akut’ (ISPA).

“Meski demikian tetap menyelenggarakan pula antara lain upaya pelayanan kesehatan secara preventif, lantaran mencegah serangan penyakit lebih baik daripada mengobatinya,” imbuh Euli Dahniar.

Seluruh jajaran pengelola UPT Pukemas DTP Bayongbong pun tetap konsisten dengan semua 11 inovasi yang dimiliki fasilitas kesehatan ini, satu di antaranya Inovasi Laskar Sapake, pungkas Eulis Dahniar, antara lain menambahkan.

Pada keikutsertaanya pada rangkaian helatan di seputar Gedung Pendopo Garut selama dua hari, 25 – 26 November 2019, yang diikuti pula seluruh Instansi di kabupaten setempat, kecamatan serta SMPN 1 dan 2 Garut.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here