Sejumlah Nelayan Garut Malahan Terpaksa Nekat Melaut

0
9 views
Seusai Melaut.

Garut News ( Senin, 30/07 – 2018 ).

Seusai Melaut.

Meski intensitas tingginya gelombang pasang, dan angin kencang masih mengancam. Namun beberapa nelayan pada sejumlah lokasi di wilayah pantai selatan Kabupaten Garut malahan terpaksa nekat melaut, Ahad (29/07-2018).

Sedangkan ribuan nelayan lainnya tersebar pada sejumlah pangkalan pendaratan ikan di sepanjang pantai selatan Garut bentangan sekitar 83 kilometer itu, masih tak melaut. Mereka menunggu kondisi gelombang perairan dinyatakan aman.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau para nelayan jangan dulu melaut, setidaknya hingga akhir Juli ini, untuk menghindari hal tak diinginkan terjadinya gelombang air laut dalam sepekan ini.

“Masih ada beberapa nelayan nekat turun melaut. Ya, mungkin karena kebutuhan perut. Juga bisa jadi mereka menganggap kondisi gelombang tak terlalu berbahaya,” kata petugas BPBD kabupaten setempat, Imat Ruhimat.

Padahal, kata dia, pihaknya mengimbau para nelayan jangan dulu melaut lantaran kondisi gelombang masih besar, dan bisa membahayakan. Ini juga sesuai peringatan dini BMKG.

“Kita imbau jangan dulu melaut. Sebab sampai akhir bulan ini imbaun BMKG, gelombang masih besar. Tetapi di lapangan, ada saja nelayan melaut. Seperti di Santolo. Hanya jumlahnya memang sedikit,” Kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap pada Dinas Peternakan dan Kelautan Kabupten, Khaidir Rahman Permana.

Dikatakan, kerugian dialami kalangan nelayan pun cukup besar akibat tak melaut karena gelombang pasang itu.

Menurut Khaidir, jika dihitung perahu nelayan berjumlah sekitar 600 unit, diperkirakan kerugian nelayan sekitar Rp350.000.000.

“Jumlah nelayan di pantai selatan Garut sebenarnya fluktuatif. Namun di kita, saat ini, tercatat mencapai 5.019 nelayan,” ujar Khaidir.

********

NZ/Fotografer : John Doddy Hidayat.