Sehat Bahagia Bersama Al-Qur’an di Tengah Pandemi

0
11 views
segenap pengelola Masjid Yadul 'Ulya Garut di Kampung Panawuan Tarogong Kidul menghadirkan Fonder Kebun Qur'an, Praktisi Rukiyah Syar'iyyah Ust. Sofwan Setiawan, Ahad (29/11-2020).
Santri Ponpes Yadul ‘Ulya Garut Jalani Praktek, dan Pelatihan Ruqiyah Syar’iyyah Mandiri Massal.

“Ruqiyah Syar’iyyah Massal”

Garutnews ( Ahad, 29/11 – 2020 ).

Senantiasa berkondisi ‘Sehat Bahagia Bersama Al-Qur’an’ di tengah kepungan predator coronavirus disease-2019, merupakan ‘asa’ setiap individu manusia yang kini terkunci pandemi.

Guna mewujudkan dambaan tersebut, segenap pengelola Masjid Yadul ‘Ulya Garut di Kampung Panawuan Tarogong Kidul menghadirkan Fonder Kebun Qur’an, Praktisi Rukiyah Syar’iyyah Ust. Sofwan Setiawan, Ahad (29/11-2020).

M. Angga Tirta (paling kiri) Saksikan Helatan Ruqiyah.

Menggelar Praktek dan Pelatihan Ruqiyah Syar’iyyah Massal Gratis Terbuka Untuk  Umum dengan mematuhi protokol kesehatan.

Sebagaimana HR. Muslim 2204 : Dan Apabila Aku Sakit. Dialah (Allah) Yang “Semua Penyakit Ada Obatnya. Jika Sesuai Antara Penyakit dan Obatnya, Maka Akan Sembuh Dengan Izin Allah”.

Ust. Sofwan Setiawan pun detail memaparkan faktor penyebab terkena gangguan jin, terdiri faktor internal berupa berlebihannya kesedihan, kemarahan, syahwat, gembira, takut (fobia), serta lalai yang berlebihan.

Proses Ruqiyah Mengeluarkan Gangguan Jin.

Sedangkan penyebab faktor eksternal meliputi ketika terdzolimi, jatuh cinta, mengundang godaan jin, dan bersekutu dengan kesyirikan.

Sehingga gangguan jin pada raga manusia bisa secara sektoral, total, berkepanjangan, juga hanya sejenak.

Lantai Tiga Masjid Yadul ‘Ulya Garut.

Dengan ciri gangguannya antara lain sering bermimpi buruk, lupa bacaan Al Qur’an, sulit jodoh, gelisah, takut berlebihan, sulit tidur, banyak tidur, was-was, juga kerap berprasangka buruk.

Agar terhindar dari gangguan jin bisa dengan melaksanakan Ruqiyah termasuk memerbaiki dan meningkatkan kualitas kekhusyuan shalat, senantiasa membaca Al-Qur’an, dzikir, menjalankan syariat, serta menjalankan amalan sunnah lainnya.

“Aqliyah” (bersambung……)

Esay/Foto : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here