Sedikitnya 9.826 Konsumen PDAM Garut Mejadi “Merana”

0
31 views
Kian Banyak Penduduk Antri Air Bersih Dari Sumur Pompa.

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Rabu, 21/09 – 2016 ).

Kian Banyak Penduduk Antri Air Bersih Dari Sumur Pompa.
Kian Banyak Penduduk Antri Air Bersih Dari Sumur Pompa.

Terdapatnya kerusakan ratusan bangunan, dan menimbulkan puluhan korban, banjir amuk luapan Sungai Cimanuk, Selasa (20/09-2016).

Juga berdampak sedikitnya 9.826 konsumen “Perusahaan Daerah Air Minum” (PDAM) Tirta Intan Kabupaten Garut berada di kawasan perkotaan, dan sekitarnya menjadi “merana” lantaran tak bisa menikmati jasa layanan air minum PDAM.

Menyusul jaringan pipa distribusi utama PDAM peemasok air minum ke daerah tersebut jebol akibat diterjang luapan deras sungai Cimanuk.

Direktur PDAM Tirta Intan Garut Doni Suryadi melalui Kabag Hubungan Pelanggan Hanan katakan, kerusakan terjadi pada beberapa instalasi produksi, jaringan distribusi utama, serta instalasi-instalasi penunjang sarana air bersih PDAM.

Titik kerusakan terjadi di jaringan distribusi utama dari mata air Cibuntu, dan sasak rawayan menuju Cibunar mengalami kerusakan berat. Mengakibatkan terhentinya aliran air bagi 702 konsumen.

Selain itu, jaringan pipa distribusi utama Tarogong Kidul di jembatan Cikamiri terputus. Akibatnya, aliran air 9.124 konsumen terhenti. Perbaikan segera dilakukan dengan melihat tingkat kerusakan terjadi, dan diperkirakan memerlukan waktu selama dua hari.

Namun, lanjutnya, area Tarogong Kidul masih mengalami penurunan debit air akibat hancurnya instalasi Cipulus yang menjadi back up atas ketersediaan air dan aliran Bayongbong.

Kerusakan instalasi Cipulus berdampak pula pada terhentinya aliran air ke beberapa area Garut Kota ke wilayah utara area pelayanan Garut Kota.

Selain itu, katanya, Kecamatan Banyuresmi dan Leuwigoong juga mengalami gangguan aliran air minum akibat instalasi utama di daerah Cigagak mengalami kerusakan.

“Kami sampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas berbagai kerusakan ini. Kami juga meminta masyarakat memakluminya. Semoga semua kerusakan segera teratasi, dan pelayanan air bersih segera berjalan kembali,” imbuhnya, Rabu (21/09-2016).

 

********

(nz, jdh ).