Sedikitnya 482 Personil Dishub Disebar Pada Sepuluh Poskotis

0
62 views

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 23/06 – 2016 ).

Wahyudijaya.
Wahyudijaya.

Sedikitnya 482 personil “Dinas Perhubungan” (Dishub) Kabupaten Garut, bakal diterjunkan mengatur lalu lintas selama berlangsung arus mudik, dan balik Lebaran Idul Fitri 1437 H/2016 ini, pada jalur lintasan melalui wilayah kabupaten tersebut.

Kepala Dishub Wahyudijaya katakan, mereka disebar di sepuluh “Pos Komando Taktis” (Poskotis) Dishub. Terdiri satu Poskotis Induk pusat kendali dan informasi, satu Poskotis Mobil kawasan Kadungora-Tarogong-Samarang-Garut Kota, dan kawasan obyek wisata.

Serta delapan Poskotis di delapan wilayah “Unit Pelaksana Teknis Dinas” (UPTD). Ditambah kemungkinan sub-sub Poskotis dibentuk sesuai perkembangan kebutuhan.

“Mereka diperbantukan mendukung jajaran Polri yang berkompeten menerapkan manajemen dan rekayasa operasional lalu lintas. Sehingga mereka bertugas 16 hari, mulai H-7 hingga H+7 Lebaran, beserta para pegawai secara fungsional sesuai tugas pokok dan fungsinya,” katanya, Rabu (22/06-2016).

Sedangkan pelaksanaannya, sejumlah Poskotis Dishub itu tergabung dalam Posko Terpadu bersama Polres Garut. Awpweri di Balubur Limbangan, Malangbong, Kadungora, dan Leles.

Sebagai upaya peningkatan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, pihaknya juga melakukan sejumlah langkah. Antara lain melakukan pemeriksaan jalan dan pemenuhan persyaratan teknis kendaraan angkutan penumpang umum di terminal, bekerja sama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Kegiatan itu pun sekaligus pemeriksaan kesehatan awak kendaraan umum, dan pengujian kendaraan pada gedung unit pengujian kendaraan bermotor Dishub.

Pihaknya pun mengecek ketersediaan ragam perlengkapan jalan. Antara lain rambu lalu lintas terpasang di semua ruas jalan saat ini 2.017 unit, rambu pendahulu petunjuk jurusan 206 unit, rambu pendahulu petunjuk jurusan portabel 30 unit, traffic cones 90 unit, alat pemberi isyarat lalu lintas di dua lokasi, marka jalan lintasan jalan kabupaten bertotal panjang 590 m, traffic barrier 80 unit, serta guardrill bertotal panjang sekitar 235 m.

Wahyudijaya menyerukan, para pengemudi angkutan agar senantiasa memerhatikan kelengkapan persyaratan teknis, persyaratan laik jalan, dan peta operasional angkutan sebelum, selama maupun sesudah masa arus mudik dan balik.

Khusus kendaraan angkutan barang bersumbu lebih dari dua sejenis tronton dilarang beroperasi sama sekali mulai 1 Juli pukul 00.00 WIB hingga 10 Juli pukul 24.00, katanya pula.

********

( nz, jdh ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here