SE2016 Bisa Wujudkan Masyarakat Kabupaten Garut Sejahtera

0
59 views

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Senin, 22/02 – 2016 ).

Berdikarjaya, SE, MM.
Berdikarjaya, SE, MM.

Kepala BPS Kabupaten Garut, Berdikarjaya, SE, MM menyatakan penyelenggaraan SE2016 maupun Sensus Ekonomi tahun ini, dipastikan bisa menunjang terwujudnya masyarakat kabupaten setempat “sejahtera”

Lantaran produk helatan tersebut, dinilai sangat penting dapat diketahuinya format maupun struktur ekonomi. Sebagai basis penentuan kebijakan pemerintah termasuk pemerintah daerah, dalam menumbuh-kembangkan perekonomian daerah itu sendiri.

aa302Bahkan sejalan thematik, “Dengan Semangat Hari Jadi Garut Ke-203 Tahun 2016, Kita Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur Wilayah dan Kualitas Pelayanan Dasar Menuju Masyarakat Garut yang Sejahtera,” katanya.

Kepada Garut News di ruang kerjanya, Senin (22/02-2016), dia mengingatkan produk SE2016 sama sekali tak terdapat hubungannya dengan penentuan tarif penarikan “pajak”.

Melainkan justru bisa menjadi peluang usaha bagi dunia usaha, pelaku ekonomi riel, serta masyarakat mengembangkan perekonomiannya.

Geliat Denyut Nadi Perekonomian Masyarakat.
Geliat Denyut Nadi Perekonomian Masyarakat.

Menyusul SE2016 itu, memotret ragam potensi ekonomi secara riel selain pertanian di wilayah ini. Dengan melibatkan sedikitnya 2.727 petugas lapangan mitra statistik, diluar pegawai BPS, yang diagendakan berlangsung pada 1-31 Mei 2016 mendatang.

Sehingga diperoleh data dasar dari unit usaha/perusahaan yang bergerak di pelbagai aktivitas usaha, kecuali usaha pertanian.

Bahkan secara khusus, SE2016 bertujuan menyajikan data dasar unit usaha/perusahaan, dan aktivitas usaha di luar usaha pertanian hingga wilayah administrasi terkecil (small area statistics), ungkapnya pula.

Merenung, Dibelenggu Kemiskinan.
Merenung, Dibelenggu Kemiskinan.

Kemudian, menyusun peta dan direktori perusahaan “Usaha Menengah Besar” (UMB) yang lengkap, dan terpadu untuk setiap wilayah kabupaten/kota.

Kemudian bisa diperoleh populasi UMB, dan “Usaha Mikro Kecil” (UMK) menurut wilayah maupun lapangan usaha, menyusun kerangka sampel (sampling frame) survey bidang ekonomi, kecuali wilayah kabupaten daerah pedesaan.

Juga guna mendapatkan informasi lain, seperti penggunaan internet dalam kegiatan usaha (online), sistem waralaba (franchise), serta kepemilikan unit usaha/perusahaan (ownership).

Sedangkan data dasar yang dikumpulkan, mencakup jumlah unit usaha/perusahaan menurut wilayah, lapangan usaha, maupun skala usaha, disusul nilai produksi/penjualan/pendapatan usaha menurut wilayah, lapangan usaha maupun skala usaha.

aa305Disusul pula, jumlah tenaga kerja menurut wilayah, lapangan usaha, dan skala usaha. Serta karakteristik dan informasi lain seperti jaringan usaha, penggunaan internet dalam kegiatan usaha (online), sistem waralaba (franchise, kepemilikan usaha, dan klasifikasi usaha.

Selain itu UMB,UMK, dan seluruh unit usaha/perusahaan, juga termasuk BUMN, Sekolah dan Rumah Sakit menjadi cakupan SE2016.

Kepala BPS Berdikarjaya menyerukan, agar kalangan dunia usaha dan masyarakat bisa menerima petugas sensus ekonomi, serta menjawab seluruh pertanyaan dengan jujur, lantaran penyelenggaraan SE2016 sama sekali tak ada hubungannya dengan pajak, imbuhnya kembali mengingatkan.

Bahkan terdapat jaminan kerahasiaan informasi berdasar Undang-undang No. 16/1997 Tentang Statistik, ujarnya, antara lain pula menambahkan.

Kepala Seksi Statistik Distribusi pada BPS kabupaten setempat, Mahdar Saleh, S.Si serta  Kepala Seksi Produksi Statistik, Asep Marwan antara lain mengemukakan, Produk SE2016 bisa dijadikan perencanaan pembangunan ekonomi berbasis kebutuhan, bukan kepentingan.

“Memproduk Data Akurat Memerlukan Biaya Mahal, Namun Membangun Tanpa Berbasiskan Data Menelan Biaya Lebih Mahal,” ungkap mereka.

********