Satu Abad ‘Aisyiah Mencerahkan Bangsa

by

“Penderita TB Paru Juga Aset Bangsa, Bukan Aib Melainkan Penyakit Kudu Segera Disembuhkan”

Garut News ( Selasa, 27/05 – 2014 ).

Semarak Peringatan Satu Abad 'Aisyiah di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Selasa (27/05-2014).
Semarak Peringatan Satu Abad ‘Aisyiah di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Selasa (27/05-2014).

Puncak peringatan satu abad ‘Aisyiah antara lain berthemakan mencerahkan bangsa, memiliki makna sangat mendalam.

Lantaran kiprahnya selama ini, selain di antaranya mengemban ukhuah Islamiah, juga diwarnai beragam kegiatan sosial keagamaan.

Bahkan kian menyeruak mengepakan sayapnya menyelenggarakan kegiatan “promotif, kuratif, serta rehabilitatif” terhadap para penderita TB Paru, atawa mereka selama ini didera penyakit TBC.

Bazar dan Bursa Buku Satu Abad 'Aisyiah.
Bazar dan Bursa Buku Satu Abad ‘Aisyiah.

‘Aisyiah memandang, penderita TB Paru pun aset bangsa, bukan aib melainkan penyakit yang kudu segera disembuhkan.

Karena itu, beragam upaya advokasi atawa pendampingan senantiasa dilakukan jajaran ‘Aisyiah beserta para kadernya menyebar hingga pelosok desa, bahkan perkampungan.

‘Aisyiah pun, selama ini menjadi mitra pemerintah dan beragam institusi resmi, terkait upaya meningkatkan kualitas pemberdayaan kaum perempuan.

Satu Abad 'Aisyiah Antara Lain Gerakkan Perekonomian Keluarga.
Satu Abad ‘Aisyiah Antara Lain Gerakkan Perekonomian Keluarga.

Termasuk “concern” membangun motivasi serta pola pikir kaum perempuan, agar bisa semakin maju dan berkembang.

Kaum perempuan bisa tampil percaya diri dengan keilmuan, serta keterampilannya menghadapi persaingan global, tetapi dengan tetap Islami berbasiskan kearifan lokal.

Kearifan lokal senantiasa juga dipandang sebagai aset banga, patut dilestarikan.

Rangkaian helatan peringatan satu abad ‘Aisyiah berlangsung di gedung pendopo Kabupaten Garut, dengan beragam semarak agenda mewarnainya.

******

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.