Sampah Menyebar Hingga Hamparan Kaldera Gunungapi Papandayan

0
38 views

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

Garut News ( Senin, 23/03 – 2015 ).

Masih Dibiarkan Berserakan.
Masih Dibiarkan Berserakan.

Bertebarannya beragam jenis tumpukan sampah di Garut, Jawa Barat, ternyata tak hanya bisa ditemukan berbentuk onggokan nyaris pada setiap lintasan got, atawa drainase perkotaan.

Melainkan, selama ini kian merambah kemana-mana termasuk di antaranya pada kawasan lereng kaki Gunungapi Guntur, bahkan terdapat pada seputar kawasan kaldera terluas di Asia Tenggara, Gunungapi Papandayan.

Meski Masih Ditutup Namun Pengunjung Bebas Menerabas.
Meski Masih Ditutup Namun Pengunjung Bebas Menerabas.

Kondisi sangat memprihatin tersebut, juga diperparah saratnya coretan berupa ragam tulisan pada dinding-dinding batu.

Seolah hendak menjadikannya sebagai prasasti, dari insan yang selama ini pula mengaku berbudaya, namun semakin banyak memerlakukan alam seenaknya.

Menyusul kendati BKSDA masih menutup kunjungan pada “Taman Wisata Alam” (TWA) Papandayan, dan konon bakal membukanya kembali pada 1 April 2015.

Pengunjung Terus Berdatangan, Sabtu (21/03-2015).
Pengunjung Terus Berdatangan, Sabtu (21/03-2015). Tak Ada Petugas.

Tetapi selama ini pun, pengunjung maupun kalangan wisatawan masih bebas menerabas hingga melintasi pinggiran bibir kawah, yang cukup berbahaya itu.

Padahal gunungapi yang masih berstatus waspada ini, direkomendasikan oleh “Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi” (PVMBG), agar membebaskan dari beragam aktivitas masyarakat pada kawasan tersebut, sekurangnya sejauh radius satu kilometer dari tepian bibir kawah.

Lintasi Bibir Kawah.
Lintasi Bibir Kawah.

Kenyataannya, justru para pengunjung bebas mendirikan tenda sekaligus berkemah.

Bisa dibayangkan jika seorang yang berkemah meninggalkan limbah, atawa sampah 0,5 kilogram, maka bisa pula dibayangkan seberapa banyak tebaran beregam jenis sampah di kawasan cagar alam itu.

Apalagi kini, sebelum portal memasuki lapangan parkir Papandayan didirikan warung-warung makan.

Malahan, meski seputar areal parkir tak ada lagi kios penjual makanan, dan minuman ringan.

Tiga Warga korea Selatan Duduk Santai Dekat Bibir Kawah.
Tiga Warga korea Selatan Duduk Santai Dekat Bibir Kawah.
Menerabas Kawasan Cagar Alam.
Menerabas Kawasan Cagar Alam.
Abadikan Kepulan Asap Kawah.
Abadikan Kepulan Asap Kawah.
Rombongan Berkemah SMAN 1 Bungbulang.
Rombongan Berkemah SMAN 1 Bungbulang.
Lokasi yang Dikapling Pendirian Warung.
Lokasi yang Dikapling Pendirian Warung.
Dekati Bongkahan Kawah.
Dekati Bongkahan Kawah.

Tetapi beberapa ratus meter menjelang portal memasuki areal parkir, telah  dikapling untuk dijadikan warung.

Barangkali fenomena rencana itu pun, atas persetujuan BKSDA.

********

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here