Inilah …. Saat Kekeringan Ranggas Sepanjang DAS Cimanuk

0
20 views
Debet Air Cimanuk, Sabtu (01/08-2015), Berkondisi Semakin Menyusut Drastis.

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Jum’at, 23/09 – 2016 ).

Debet Air Cimanuk, Sabtu (01/08-2015), Berkondisi Semakin Menyusut Drastis.
Debet Air Cimanuk, Sabtu (01/08-2015), Berkondisi Semakin Menyusut Drastis.

Sepanjang musim kemarau panjang di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang hingga awal Agustus 2015 masih belum dibasahi curah hujan.

Antara lain menjadikan Kampung Cimacan berlokasi seputar pusat kota tersebut, tak lagi “segarang macan”, namun produktivitas pencari pasir sungai juga melorot drastis.

Lantaran perkampungan dihuni ratusan hingga ribuan penduduk pada bantaran sepanjang lintasan “Daerah Aliran Sungai” (DAS) Cimanuk itu, kerap banyak terendam nyaris setiap diguyur hujan deras musim penghujan.

Sedangkan pada kemarau panjang, mereka bisa terbebas dari bahaya luapan banjir sungai, tetapi penghasilan penduduknya sebagaian besar pencari pasir di sungai, menurun drastis hingga mencapai 75 persen.

Kondisi Lintasan DAS Cimanuk Di Cimacan, Ketika Diranggas Kekeringan.
Kondisi Lintasan DAS Cimanuk Di Cimacan, Ketika Diranggas Kekeringan, Awal Agustus 2015.

Sebab semula setiap kepala keluarga rata-rata bisa memproduksi 3,5 kubik pasir, atawa satu truk pasir setiap hari.

Tetapi pada kemarau tersebut, hanya bisa menghasilkan dibawah 1,5 kubik.

Sehingga terdapat sebagian besar penduduk terpaksa banting setir menjadi pemecah batu sungai, kendati bernilai jual hanya 140 ribu setiap kubik.

Sedangkan kapasitas produksi seorang pemecah batu sungai, umumnya dikerjakan kaum perempuan, hanya berkisar 0,25 kubik setiap harinya.

 

********