Rumah Penduduk Terendam Banjir Bandang Menjadi 250

0
7 views

Garut News ( Selasa, 09/12 – 2014 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Rumah penduduk terendam banjir bandang luapan Sungai Cibarengkok di Desa Mekarjaya Kecamatan Cikajang, Garut, Jawa Barat, Selasa (09/12-2014), menjadi sekurangnya kurangnya 250 unit.

Ratusan rumah tersebut, tersebar lima lima perkampungan, lantaran tingginya intensitas curah hujan mengguyur kawasan itu.

Bahkan, tiga bangunan masjid, satu sekolah milik Persatuan Islam, sejumlah kolam ikan, serta lahan pertanian pangan milik penduduk pun terendam banjir.

Meski tak terdapat korban jiwa.tetapi dilaporkan tiga rumah semi permanen berantakan tergerus banjir.

Kepala Pelaksana BPBD kabupaten setempat Dik Dik Hendrajaya katakan, lima perkampungan penduduk dilanda banjir ini, terdiri Kampung Baru Bandung, Cipanas, Ranca Pandan, Sukalemah, dan Kampung Lapang.

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

“Kini evakuasi warga masih dilakukan aparat Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Cikajang, pemerintahan desa, petugas BPBD, dan masyarakat. Kita fokuskan dulu penyelamatan jiwa. Sementara warga tinggal di gedung BSF dan Bale Desa Mekarwangi. Perahu juga disiagakan sekitar lokasi berjaga-jaga jika mendadak dibutuhkan,” katanya.

Selain BPBD, katanya pula, Dinkes menerjunkan tim kesehatan ke lokasi. Juga Distarkim, Dinas Bina Marga, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH), serta Dinas SDAP.

“Bantuan tanggap darurat bagi warga, Dinsosnakertrans (Dinas Sosial Tenaga Kerja meyalurkan bantuan logistik. Dari BPBD dipasok bantuan 13 paket sandang pangan,” kata Dik Dik.

Camat Cikajang, Ganda Permana mengemukakan, banjir bandang diduga lantaran meluapnya sungai Cibarengkok, menyusul hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Banjir merendam rumah penduduk itu berketinggian sekitar setengah meter hingga dua meter.

Dia membantah keras kabar menyebutkan lintasan jalur Jalan kota Garut-Cicompet terputus akibat banjir itu.

“Memang jalan di daerah Pamegatan juga banjir limpahan air dari saluran air di atas jalan mengalami mampat. Tetapi tak membuat jalan jadi terputus. Kendaraan bisa lewat. Hanya harus hati-hati melintasinya sebab arusnya cukup deras,” ungkap Ganda.

*******

Noel, Jdh.